• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Produk Indonesia Masuk China Kena Tarif, Produk China Masuk Indonesia Kena Tarif?

by Redaksi Asiatoday
July 23, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Produk Indonesia Masuk China Kena Tarif, Produk China Masuk Indonesia Kena Tarif?

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China bakal menerapkan kebijakan bea masuk anti-dumping pada impor beberapa produk besi baja asal Indonesia, Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan. Bea Masuk Antidumping adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap Barang Dumping yang menyebabkan Kerugian.

Merespon hal itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto belum memastikan akan melakukan hal yang sama untuk menerapkan bea masuk anti-dumping terhadap produk China yang masuk ke Indonesia. Airlangga menyatakan, pemerintah akan tetap melindungi industri nasional dari kebijakan bea masuk anti-dumping Negeri Tirai Bambu.

“Indonesia tentunya, bukan retaliasi. Tetapi kami juga harus memikirkan bahwa produk-produk kami yang diberikan unfair trade practices (praktik dagang tidak adil), termasuk baja itu. Kami harus lindungi juga,” ujarnya diplomatis, Senin (22/7/2019).

RelatedPosts

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order

Airlangga mengatakan, pihaknya akan mengkaji langkah perlindungan tersebut. Namun, Airlangga masih enggan terbuka soal rencana pengenaan bea masuk anti-dumping pada produk China.

“Kami lihat komoditasnya, karena Indonesia ini kan mengimpor baja dari China juga tinggi,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan Kementerian Perdagangan China yang dikutip dari Reuters, Senin (22/7/2019), bea masuk anti-dumping berkisar 18,1 persen hingga 103,1 persen. Bea itu akan dikenakan pada produk billet besi baja dan pelat besi baja hot-rolled. Rencananya, kebijakan akan berlaku mulai 23 Juli 2019.

Keputusan pengenaan bea masuk tersebut merupakan tindak lanjut dari keluhan BUMN China Shanxi Taigang Stainless Steel yang disampaikan pada Juli tahun lalu.

Untuk diketahui, China merupakan produsen besi baja terbesar di dunia. Tahun lalu, Asosiasi Besi Baja China mencatat produksi besi baja asal Negeri Tirai Bambu mencapai 26,71 juta ton atau meningkat 2,4 persen secara tahunan.

Namun, produksi domestik tak cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Karenanya, tahun lalu, China mengimpor 1,85 juta ton besi baja, melonjak 53,7 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor besi dan baja Indonesia pada 2018 meningkat 72,4 persen secara tahunan menjadi US$5,75 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 3,2 persen dari total ekspor Indonesia tahun lalu yang mencapai US$180,06 miliar. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: Airlangga HartartoAsiaAsia BusinessBea MasukChinaProduk China
No Result
View All Result

Terbaru

  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.