• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Produk Indonesia Senilai USD1,43 Miliar Siap Banjiri Pasar China

by Redaksi Asiatoday
December 2, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
UNCTAD: Perdagangan Global Mulai Recovery, Namun Belum Merata

Aktivitas ekspor dan impor di pelabuhan China. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Berbagai produk Indonesia siap membanjiri pasar China. Pasalnya, pelaku usaha Indonesia dan China sepakat melakukan kerjasama bisnis yang dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Letter of  Intent (LoI) senilai USD 1,43miliar. Penandatanganan kerjasama tersebut digelar secara virtual pada Selasa (30/11/2021).

Adapun produk Indonesia tersebut yaitu nanas kaleng, manggis,  produk buah lainnya, sarang burung walet, kopi, produk pertanian, makanan dan minuman, elektronik, pasir kuarsa,  dan kayu ringan (balsa wood).

Penandatanganan  MoU dan LoI ini merupakan  tindak  lanjut  dari  Trade  Expo  Indonesia  Digital Edition (TEI-DE)  2021 yang digelar pada 21  Oktober—4 November 2021 secara interaktif dan secara showcase akan berakhir pada 20 Desember 2021. Turut  menyaksikan  penandatangananWakil  Menteri  Perdagangan  Jerry  Sambuaga,  Duta  Besar Indonesia  untuk  China dan  Mongolia  Djauhari  Oratmangun,  Direktur  Jenderal  Pengembangan Ekspor  Nasional  Kemendag  Didi  Sumedi, dan  Kepala  Badan  Karantina  Pertanian Kementerian Pertanian Bambang.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Penandatanganan kerjasama ini menjadi batu loncatan untuk meningkatkan   pertumbuhan perdagangan dan mengembangkan hubungan kemitraan antara Indonesia dan China.

“Melalui kesepakatan dagang ini diharapkan kedua pihak dapat saling bersinergi   untuk mendorong peningkatan nilai perdagangan kedua negara,”ujar Wamendag, Jerry Sambuaga dikutip dari siaran pers, Kamis (2/12/2021).

Wamendag mengapresiasi KBRI Beijing yang telah melakukan sosialisasi, promosi, dan penjajakan bisnissebagai tindak lanjut gelaran TEI-DE  2021.

Sebelumnya,  pameran  ini telah  menghasilkan berbagai  kesepakatan dan komitmen dagang  antara  pelaku usaha Indonesia  dengan  mitranya. Di antaranya penandatanganan MoU dengan pelaku usaha China untuk produk bambusae concretio silicea (bahan baku herbal tradisional China) senilai USD100 juta saat pembukaan TEI-DE pada 21 Oktober lalu. Selain itu, penandatanganan  MoU untuk beragam produk senilai USD150 juta di KBRI Beijing pada 11 November 2021.

Sementara  dalam  laporannya  Didi  mengungkapkan, hingga  saat  ini  gelaran TEI-DE  2021  telah mencatatkan  transaksi lebih  dari  USD6 miliar. Pada  gelaran  ini, transaksi  dengan  mitra  dagang China telah mencapai USD 1,78 miliar atau 29,6 persen dari total transaksi.

“Keberhasilan transaksi TEI yang telah  melampaui  target merupakan berkat  kerja keras berbagai pihak, termasuk Perwakilan Perdagangan RI yang berhasil menjaring buyer. Diharapkan perolehan transaksi akan semakin besar di masa yang akan datang,” kata Didi.

Pada periode Januari–September 2021 total perdagangan Indonesia – China mencapai USD75,88 miliar, naik 50,92 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, ekspor  Indonesia ke China tercatat sebesar USD36,29  miliar sedangkan impor  Indonesia  dari China sebesar USD39,49 miliar.

Produk/komoditas ekspor utama Indonesia ke China diantaranya  nikel, batubara, lignite, minyak nabati, dan  baja. Sementara impor Indonesia dari China diantaranya  suku  cadang  alat transmisi, vaksin, produk dan suku cadang elektronik, bawang putih, serta produk besi baja. (ATN)

Tags: Asia TradeKerjasama Indonesia-ChinaTrade Expo Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.