ASIATODAY.ID, SYDNEY – Kematian massal biota laut terjadi di Australia.
Pasalnya, puluhan bangkai makhluk misterius dan aneh ditemukan terdampar di pesisir Australia setelah berminggu-minggu diguyur hujan.
Mahluk menyeramkan itu diidentifikasi sebagai spesies naga laut gulma.
Para ahli dikejutkan oleh penemuan spesies itu yang muncul di pantai negara bagian New South Wales.
“Jelas itu adalah hasil kombinasi dari fenomena termasuk cuaca yang tidak biasa, polutan yang terbawa ke laut dan terjadinya gelombang besar,” kata Profesor Ekologi Kelautan di Sydney University of Technology, Dr. David Booth kepada surat kabar Sydney Morning Herald sebagaimana dikutip Daily Star Kamis (14/4/2022).
Beberapa naga laut gulma ditemukan terdampar di lepas pantai Cronulla, Malabar dan Central Coast dengan jumlah diperkirakan 10 kali lebih tinggi dari biasanya.
Spesies ini sering ditemukan di perairan Australia, namun tidak biasanya hewan ini menyimpang jauh dari habitat aslinya. Naga laut dewasa diperkirakan berenang hanya 50 hingga 500 meter dari habitatnya.
“Ini dapat menyebabkan spesies kehilangan habitat dan mengubah faktor lingkungan,” tambah peneliti utama, Dr. Selma Klanten.
Naga laut terkenal di kalangan penyelam karena memiliki warna yang berbeda seperti kuning dan ungu.
Pertumbuhannya bisa mencapai panjang 45 sentimeter dan biasanya hidup di antara terumbu karang dan berkerabat dekat dengan kuda laut.
Spesies itu pernah terdaftar sebagai spesies yang terancam punah dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan siapa pun yang mencoba mengumpulkan atau mempertahankannya tanpa izin, dinyatakan bersalah. (ATN)
