• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Puluhan Orangutan di Malaysia Jalani Tes Swab Covid-19

by Redaksi Asiatoday
September 14, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Puluhan Orangutan di Malaysia Jalani Tes Swab Covid-19

Orangutan di Malaysia. Dok

ASIATODAY.ID, SABAH – Puluhan Orang utan di Malaysia menjalani tes swab Covid-19.

Program ini merupakan salah satu upaya untuk melindungi populasi Orangutan yang semakin terancam, sekaligus mendeteksi potensi infeksi Covid-19 pada hewan.

Tes swab sebelumnya sudah dilakukan kepada 30 Orangutan di Negara Bagian Sabah, Malaysia, pada Selasa (7/9/2021) pekan lalu. Hasil tes menunjukkan, semuanya negatif Covid-19.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Pengujian ini juga jadi tes virus corona pertama pada Orangutan di Malaysia. Tes dilakukan setelah staf di pusat rehabilitasi dan taman margasatwa dilaporkan terpapar virus corona.

“Pengujian terhadap Covid-19 telah menjadi langkah yang vital dalam membantu kami melewati pandemi ini, dan juga penting bagi populasi orang utan ini,” kata Sen Nathan, Asisten Direktur Departemen Satwa Liar Sabah sebagaimana dilaporkan CNA, Senin (13/9/2021).

Nathan menjelaskan, Covid-19 telah terbukti sangat merugikan kesehatan orangutan dan menghambat proses rehabilitasi mereka.

Saat ini, para dokter hewan yang bertugas akan terus memantau para orang utan sambil melakukan tes secara rutin untuk mencegah penyebaran di kawasan rehabilitasi.

Infeksi Covid-19 pada hewan memang kerap terjadi. Akhir pekan lalu, sebuah kebun binatang di Atlanta, AS, melaporkan salah satu gorilanya telah positif Covid-19.

Di belahan dunia lainnya, kasus infeksi pada kucing rumahan, anjing, dan musang juga ditemukan. Fakta ini menunjukkan, virus corona penyebab Covid-19 bisa beradaptasi dengan cepat di berbagai jenis inang.

Orangutan Kalimantan diklasifikasikan sebagai spesies yang “sangat terancam punah” oleh kelompok perlindungan International Union for Conservation of Nature. WWF juga menyebutkan, populasi mereka turun lebih dari 50 persen selama 60 tahun terakhir.

Faktor utamanya adalah hilangnya habitat akibat alih fungsi hutan menjadi perkebunan dan pertanian.

Malaysia sendiri saat ini masih cukup kesulitan memerangi wabah Covid-19, terutama sejak varian Delta menyebar dengan cepat di Asia Tenggara. Sabah yang merupakan rumah bagi hutan yang luas dan banyak hewan langka, juga menghadapi lonjakan kasus. (ATN)

Tags: Konservasi Orang UtanOrangutan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.