• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Putin Ingatkan Bencana Besar Jika NATO Kerahkan Pasukan di Swedia dan Finlandia

by Redaksi Asiatoday
June 30, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Putin Ingatkan Bencana Besar Jika NATO Kerahkan Pasukan di Swedia dan Finlandia 1

Presiden Rusia Vladimir Putin. Dok Kremlin

ASIATODAY.ID, MOSKWA – Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bencana besar yang akan terjadi jika NATO mengerahkan pasukan di Finlandia dan Swedia.

Seperti dilaporkan AP, Rabu (29/6/2022), Putin menuduh aliansi militer berusaha untuk menegaskan “supremasi” melalui konflik Ukraina.

Pemimpin Rusia itu juga mengatakan akan menanggapi dengan cara yang sama jika NATO mengerahkan pasukan dan infrastruktur di Finlandia dan Swedia setelah kedua negara Nordik itu bergabung dengan aliansi militer.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

“Dengan Swedia dan Finlandia, kami tidak memiliki masalah yang kami miliki dengan Ukraina. Mereka ingin bergabung dengan NATO, silakan,” kata Putin kepada televisi pemerintah Rusia setelah pembicaraan dengan para pemimpin regional di negara bagian Turkmenistan, bekas Soviet di Asia tengah.

Putin membuat komentarnya sehari setelah anggota NATO Turki mencabut hak vetonya atas tawaran Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan aliansi ketika ketiga negara sepakat untuk melindungi keamanan satu sama lain.

Helsinki dan Stockholm bergabung dengan NATO menandai salah satu perubahan terbesar dalam keamanan Eropa dalam beberapa dekade.

“Tetapi mereka harus memahami bahwa tidak ada ancaman sebelumnya, sementara sekarang, jika kontingen militer dan infrastruktur dikerahkan di sana, kita harus merespons dengan baik dan menciptakan ancaman yang sama untuk wilayah dari mana ancaman terhadap kita diciptakan,” katanya.

Menurut Putin, hhubungan Moskwa dengan Helsinki dan Stockholm pasti akan memburuk setelah keanggotaan NATO kedua negara.

“Semuanya baik-baik saja di antara kami, tetapi sekarang mungkin ada beberapa ketegangan, pasti akan ada. Itu tidak bisa dihindari jika ada ancaman bagi kita,” kata Putin.

Putin juga membantah bahwa pasukan Moskwa bertanggung jawab atas serangan rudal di pusat perbelanjaan yang ramai di kota Kremenchuk, Ukraina, awal pekan ini. Di sana, sedikitnya 18 orang tewas dan banyak yang masih hilang di reruntuhan.

“Tentara kami tidak menyerang situs infrastruktur sipil mana pun. Kami memiliki setiap kemampuan untuk mengetahui apa yang terletak di mana. Saya yakin bahwa kali ini, semuanya dilakukan dengan cara yang tepat ini,” kata Putin pada konferensi pers di ibu kota Turkmenistan, Ashgabat.

Ukraina menuduh Rusia menargetkan pusat perbelanjaan dan pembeli sipil.

Putin membuat komentarnya ketika NATO pada hari Rabu mencap Rusia sebagai “ancaman langsung” terbesar bagi keamanan Barat setelah invasinya ke Ukraina.

Aliansi militer juga menyetujui rencana untuk memodernisasi angkatan bersenjata Kyiv yang terkepung, dengan mengatakan bahwa mereka berdiri sepenuhnya di belakang “pertahanan heroik negara mereka” Ukraina.

“Perang Presiden Putin melawan Ukraina telah menghancurkan perdamaian di Eropa dan telah menciptakan krisis keamanan terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. NATO telah merespons dengan kekuatan dan kesatuan,” kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dalam konferensi pers. (ATN)

Tags: NATOVladimir Putin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.