• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Rangkaian Pertemuan AEM ke-53, ASEAN Dorong Implementasi RCEP Awal 2022

by Redaksi Asiatoday
September 13, 2021
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Rangkaian Pertemuan AEM ke-53, ASEAN Dorong Implementasi RCEP Awal 2022

Pertemuan ASEAN Economic Minister ke-53. Dok Kemendag

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia   sebagai   koordinator perundingan Regional Comprehensive  Economic  Partnership  (RCEP) mendorong  negara  ASEAN  untuk  mempercepat proses ratifikasi perundingan tersebut. Tujuannya, agar RCEP dapat diimplementasikan pada awal 2022.

Menteri  Perdagangan  Republik Indonesia, Muhammad  Lutfi mengemukakan hal itu pada  pertemuan  hari  kedua  ASEAN Economic Minister ke-53 secara virtual pada Kamis (9/9/2021).

“Kami  menyambut  penyelesaian  ratifikasi  oleh  Singapura dan Thailand, dan  mendorong  negara ASEAN   lainnya   untuk   mempercepat   internal   domestik   ratifikasi   untuk   memastikan   target implementasi RCEP pada awal 2022 dapat tercapai,” ujar Mendag.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Pertemuan  mencatat  status  ratifikasi  masing-masing  negara  anggota  ASEAN.  Saat  ini  Indonesia sudah  memasuki  tahap  pembahasan ratifikasi  bersama  Parlemen.  Selain  itu,  pertemuan  juga mencatat perkembangan persiapan yang telah dilakukan Sekretariat ASEAN dan Interim RCEP Joint Committee dalam mempersiapkan implementasi Persetujuan RCEP Agenda lain yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah Priority Economic Deliverables (PEDs) Brunei  Darussalam sebagai  Ketua  ASEAN  2021  dan  sejumlah  isu  lainnya  terkait  inisiatif  dalam mewujudkan integrasi ekonomi di ASEAN.

Mendag mengungkapkan, para   Menteri berharap implementasi   PEDs dapat berkontribusi terhadap  program  pemulihan  ekonomi pascapandemi  Covid-19.  Dalam  agenda  ini  dibahas  juga non-tariff measures (NTMs) Cost Effectiveness Toolkit.

“Indonesia mendukung  implementasi  seluruh  prioritas  ekonomi  Brunei  Darussalam  di  bidang integrasi   ekonomi   ASEAN   di masa keketuaannya. Prioritas tersebut di antaranya ASEAN Investment Facilitation   Framework (AIFF), Work   Plan   on   the   Implementation   of   the   ASEAN Agreement on  Electronic  Commerce  2021—2025, peluncuran  negosiasi  FTA ASEAN-Kanada,  serta Framework for Circular Economy for the AEC,” jelas Mendag.

Pada   pertemuan, Mendag   turut   mengangkat   perlunya   perhatian   ASEAN   terhadap   masalah perdagangan yang diakibatkan  tingginya biaya  logistik  di  kawasan.  Hal  ini  sejalan dengan laporan Organisasi Kerja  Sama  dan  Pembangunan  Ekonomi  (Organisation  for  Economic  Co-operation  and Development/OECD)   mengenai Competition Assessment   and   Competitive   Neutrality   on   the Logistic  Sector  in  ASEAN’.

Laporan  tersebut merupakan  laporan  yang  dapat  meningkatkan  daya saing ASEAN di sektor logistik. Disela pertemuan, Mendag melakukan pertemuan bilateral  dengan  Menteri  Perdagangan  dan Perindustrian  Singapura.  Pada  pertemuan  ini  dibahas isu-isu  terkait  penanganan  Covid-19  di Indonesia,  biaya  logistik  dan  transit  di  Singapura,  isu  Myanmar  di  ASEAN,  serta  isu sustainable cooperation yang di antaranya membahas isu carbon impact exchange (CIE) dan green technology.

ASEAN Sepakati Perlancar Fasilitasi Perdagangan dan Investasi di Kawasan

Menteri  Perdagangan  Muhammad  Lutfi bersama  Menteri Ekonomi Lainnya juga turut menghadiri pertemuan penting ASEAN Free Trade Area (AFTA) Council ke-35, ASEAN Investment  Area  (AIA)  Council ke-24,  ASEAN  Business  Advisory  Council  (ABAC),  serta ASEAN Economic Minister (AEM) ke-53 pada Rabu (8/9/2021).

Mendag mendukung beberapa isu perdagangan barang, yaitu General Review ASEAN Trade in Goods  Agreement  (GR  ATIGA) yang  akan  dimulai  tahun  2022, Non Tariff  Measures (NTMs) Panel, dan Essential List sebagai bentuk kepedulian penanganan COVID-19.

“Hal tersebut akan meningkatkan ekspor Indonesia ke ASEAN serta bekerjasama memenuhi rantai pasok (supply chain) ekonomi global,” ujarnya.

Mendag juga menekankan pentingnya upaya untuk meningkatkan nilai dan kebijakan fasilitasi investasi  di ASEAN.

“Meskipun  di  ASEAN kita  saling  berkompetisi  dalam  meningkatkan  nilai investasi,   namun   ASEAN  tetap   harus   bekerja   sama   dalam mendorong penciptaan iklim peraturan investasi yang lebih kondusif dan fasilitatif di kawasan,” tegasnya dalam Pertemuan AIA Council.

Sementara,   pada   sesi   konsultasi Menteri   Ekonomi   ASEAN   dengan ABAC, para   Menteri mendukung sejumlah program dan   rekomendasi yang sejalan   dengan   fokus di   sektor kesehatan, penanganan hambatan nontarif, perdagangan digital, dan rantai pasok regional.

”Indonesia memandang penting meningkatkan partisipasi dan dukungan para pelaku usaha di ASEAN   sebagai   pihak   yang   memanfaatkan dari hasil   kerja   sama   ekonomi di kawasan. Rekemendasi  dan  usulan prioritas  dari  mereka  juga  juga  sangat  perlu  didukung  seperti peningkatan fasilitasi Perdagangan, NTMs toolkit dan pengembangan kapasitas Tenaga Kerja di ASEAN,” tutup Mendag. (ATN)

Tags: Asean Free TradeAsia BusinessRCEPRegional Comprehensive Economic Partnership
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.