• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Reformasi Birokrasi, Indonesia Siapkan Rp22 Triliun untuk Digitalisasi Pemerintahan

by Redaksi Asiatoday
July 8, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Reformasi Birokrasi, Indonesia Siapkan Rp22 Triliun untuk Digitalisasi Pemerintahan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia terus memperkuat reformasi birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin memastikan digitalisasi itu akan berjalan simultan dengan penyampaian program sosial, hingga pendidikan

“Pemerintah akan menyediakan dana sekitar Rp22 triliun lebih agar implementasi teknologi digital menjangkau pelosok negeri,” kata Ma’ruf di Jakarta, sebagaimana keterangan tertulis Rabu (8/7/2020).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Menurut Wapres, pengembangan teknologi digital menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah untuk menunjang perbaikan pelayanan publik, terutama pendidikan. Pemutakhiran diperlukan mengikuti perkembangan zaman.

Selain itu, penguasaan teknologi dalam dunia pendidikan dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan begitu, tenaga kerja yang dicetak bisa siap menghadapi tantangan global.

“Ke depan, salah satu upaya dalam reformasi birokrasi adalah layanan digital, birokrasi digital, pemimpin digital, pokoknya semuanya serba digital,” ungkap dia.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 itu mengatakan sistem pendidikan berbasis digital dapat meminimalisasi kesenjangan. Sistem ini dapat menciptakan pemerataan hak mendapatkan akses pendidikan bagi masyarakat.

“Saya kira ini suatu upaya yang luar biasa dan sebagai suatu terobosan dan dampaknya akan mendorong pendidikan tinggi yang lain juga,” tandasnya. (ATN)

Tags: Industri DigitalTransformasi DigitalWapres Maruf
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.