• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Rencana IPO, ADNOC Drilling Bidik Valuasi Senilai USD10 Miliar

by Redaksi Asiatoday
September 13, 2021
in CORPORATION
Reading Time: 1 min read
A A
0
Rencana IPO, ADNOC Drilling Bidik Valuasi Senilai USD10 Miliar 1

Kantor Abu Dhabi National Oil Co (ADNOC). Dok

ASIATODAY.ID, DUBAI – Rencana Initial Public Offering (IPO) dari anak usaha raksasa minyak Abu Dhabi National Oil Co (ADNOC) dipastikan tinggal selangkah lagi.

Terbaru, ADNOC Driling menetapkan harga IPO di level 2,3 dirham atau setara USD0,6262 per saham dan membuat valuasi perusahaan melonjak jadi USD10 miliar.

Dalam aksi korporasi ini, ADNCO Drilling bakal melepas 7,5 persen saham. Perusahaan diproyeksi bakal mendapatkan dana segar hingga USD750 juta. Jumlah ini lebih tinggi dari proyeksi awal.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Dalam prospektus yang dikeluarkan perusahaan terlihat bawah ADNOC akan menjual minimal 1,2 miliar saham dalam IPO ini. Tetapi ADNOC berhak untuk meningkatkan ukuran penawaran kapan saja sebelum akhir periode penawaran. Penilaian ekuitas serupa dengan yang terjadi pada tahun 2018 ketika ADNOC menjual 5 persen saham di ADNOC Drilling kepada Baker Hughes.

IPO ini merupakan aksi go publik kedua dari unit usaha ADNOC, setelah pada tahun 2017 menggelar IPO untuk ADNOC Distribution.

Sebagai referensi, ADNOC Distribution merupakan operator pompa bensin dan toko serba ada terbesar di Uni Emirat Arab.

IPO unit usaha ini merupakan langkah terbaru dari raksasa minyak di kawasan Teluk seperti ADNOC dan Saudi Aramco untuk mengumpulkan uang tunai dari investor asing,  saat mereka mencoba mendiversifikasi sumber pendapatan yang selama ini bergantung pada minyak mentah.

Saudi Aramco sendiri telah menggelar IPO pada akhir 2019 silam dan mengumpulkan USD29,4 miliar, dan menjadikannya IPO terbesar di dunia.

Harga penawaran ditentukan oleh ADNOC dan ADNOC Drilling, mengikuti indikasi permintaan awal yang kuat dari investor lokal dan internasional, kata ADNOC.

Periode pemesanan dibuka pada hari Minggu dan akan ditutup pada 23 September untuk investor ritel di kawasan UEA, Sementara pada 26 September untuk investor institusi domestik dan internasional yang memenuhi syarat.

ADNOC Drilling diperkirakan akan terdaftar di Bursa Efek Abu Dhabi (ADX) pada 3 Oktober mendatang. (ATN)

Tags: ADNOC Abu DhabiIndustri Migas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat
  • World Bank Backs Cambodia’s Green Industry Drive with $115 Million Energy Investment
  • Indonesia Uses Nickel Dominance to Court South Korean Investment in Global EV Supply Chain
  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.