• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Respon Gejolak Hong Kong, HSBC Serukan Resolusi Damai

by Redaksi Asiatoday
August 22, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gejolak di Hong Kong, Industri Pariwisata Dilanda Krisis

Unjukrasa di Hong Kong. Foto : scmp

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Setelah lama tak bersuara, salah satu group perbankan terbesar di dunia yang berbasis di Hong Kong, HSBC Holdings Plc. akhirnya merespon gejolak yang terjadi di Hong Kong dua bulan terakhir ini.

HSBC menyerukan agar segera dilahirkan resolusi damai untuk mengatasi perbedaan-perbedaan di Hong Kong.

“Sebagai perusahaan yang berakar di Hong Kong, kami sangat prihatin dengan polemik sosial baru-baru ini dan sangat mengutuk setiap kekerasan dan tindakan yang mengganggu tatanan sosial,” tulis HSBC dalam sebuah iklan di Hong Kong Economic Times yang dikutip, Kamis (22/8/2019).

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Menurut HSBC, aturan hukum Hong Kong sangat diperlukan untuk kepentingan kota tersebut.

Sejumlah perusahaan telah secara langsung mengomentari protes di Hong Kong. Tanggapan pemerintah China dalam beberapa kasus, terutama tindak kerasnya terhadap Cathay Pacific Airways Ltd., menunjukkan keinginan negeri ini untuk dipatuhi oleh berbagai pihak.

Standard Chartered Plc. dan Bank of East Asia Ltd. juga memposting iklan surat kabar pada hari Kamis (22/8/2019) untuk mengatasi masalah ini.

“Kami bertekad untuk melindungi ‘satu negara, dua sistem’ dan mendukung pemerintah wilayah administratif khusus Hong Kong (SAR) untuk secara efisien menjaga ketertiban dan keamanan sosial,” tulis Standard Chartered dalam iklan satu halaman penuh di surat kabar China pro-pemerintah, Wen Wei Po.

Gelombang aksi protes yang fokusnya meluas dari menentang undang-undang ekstradisi menjadi penolakan besar-besaran atas kendali China terhadap Hong Kong, telah menyebabkan politisi dan pemimpin lokal menyuarakan keprihatinan tentang prospek pertumbuhan kota ini yang sudah terbebani ketegangan perdagangan global.

Perlambatan besar pada wilayah bekas jajahan Inggris itu bisa berdampak besar pada laba HSBC.

Didirikan di Hong Kong pada tahun 1865, perusahaan ini menghasilkan hampir separuh dari pendapatannya di Asia dan dalam beberapa tahun terakhir telah mengalirkan investasi bernilai puluhan miliar dolar ke China daratan.

“Bank HSBC selalu menghormati karyawan-karyawan kami dengan pandangan pribadi mereka sendiri tentang masalah politik dan sosial,” papar HSBC dalam sebuah surat elektronik sebelum iklan itu diterbitkan.

Landasan strategi HSBC baru-baru ini adalah memanfaatkan pijakannya di Hong Kong untuk memperdalam dorongannya ke China daratan, di mana bank ini merupakan pemberi pinjaman internasional terbesar dengan layanan perbankan korporat dan ritel.

“Perkembangan Hong Kong dan HSBC telah terkait erat di masa lalu, juga di masa depan,” tambah HSBC dalam iklannya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Hong KongHSBCRevolusi Hong KongUnjukrasa Hong Kong
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.