• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Revitalisasi Industri, Filipina Izinkan Tambang Terbuka Beroperasi Kembali

by Redaksi Asiatoday
January 10, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Revitalisasi Industri, Filipina Izinkan Tambang Terbuka Beroperasi Kembali

Tambang emas di Filipina. Dok

ASIATODAY.ID, MANILA – Setelah empat tahun dilarang, Filipina kembali mengizinkan operasi tambang terbuka untuk tembaga, emas, perak, nikel dan bijih kompleks.

Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya pemerintah membangun dan merevitalisasi industri di negeri itu.

“Sekretaris Lingkungan dan Sumber Daya Alam Roy Cimatu telah menandatangani perintah administratif untuk mencabut larangan tersebut,” kata Direktur Biro Pertambangan dan Geosains Wilfredo Moncano, dikutip Senin (10/1/2022).

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Pemerintah memberlakukan larangan tambang tersebut pada tahun 2017, ketika kementerian, yang mengawasi industri pertambangan, dipimpin oleh seorang advokat anti-pertambangan yang menyalahkan sektor tersebut atas kerusakan lingkungan yang luas.

Setelah beberapa tahun kebijakan restriktif yang dituding membuat industri mandek, pemerintah kini menginginkan proyek pertambangan yang terhenti dan baru untuk menarik investasi dan membantu merangsang ekonomi yang dilanda pandemi.

Pada April, Presiden Rodrigo Duterte mencabut moratorium perjanjian mineral baru yang diberlakukan pada 2012.

“Penambangan terbuka tetap menjadi metode ekstraksi mineral yang diterima secara global,” kata Moncano.

Pendahulu Cimatu di departemen lingkungan, Regina Lopez, telah memberlakukan larangan tersebut, membuat marah para penambang yang berpendapat bahwa deposit tembaga dan emas negara yang besar hanya dapat dieksploitasi melalui penambangan terbuka.

Tetapi para aktivis lingkungan menyatakan kekecewaannya atas pembalikan kebijakan tersebut, dengan kelompok Alyansa Tigil Mina (Aliansi untuk Mengakhiri Pertambangan) menggambarkannya sebagai prioritas pembangunan yang picik dan salah tempat dari pemerintah.

Pendapatan ekspor tahunan Filipina dari industri ekstraksi mineralnya dapat meningkat hingga USD2 miliar selama 5 hingga 6 tahun ke depan karena proyek-proyek pertambangan baru dimulai, menurut pemerintah.

Negara Asia Tenggara ini merupakan pemasok bijih nikel terbesar di China dan juga memiliki cadangan tembaga dan emas yang cukup besar.

Lebih dari sepertiga dari total wilayah Filipina seluas 30 juta hektare (74,1 juta hektare) telah diidentifikasi memiliki potensi mineral tinggi, tetapi sejauh ini hanya kurang dari 5 persen dari cadangan mineralnya yang telah diekstraksi, menurut biro pertambangan. (ATN)

Tags: Asia MiningFilipinaIndustri TambangTambang NikelTambang Terbuka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.