• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Riset LIPI : 8,32 Ton Sampah Plastik Timbun Teluk Jakarta Setiap Hari

by Redaksi Asiatoday
December 12, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Riset LIPI : 8,32 Ton Sampah Plastik Timbun Teluk Jakarta Setiap Hari

Teluk Jakarta. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Peneliti pada Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mencatat 8,32 ton sampah plastik menimbun Teluk Jakarta setiap hari.

Demikian hasil riset Muhammad Reza Cordova dan Intan Suci Nurhati dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI dalam jurnal laporan ilmiah berjudul Major Sources and Monthly Variations in the Release of Land-derived Marine Debris from the Greater Jakarta Area.

Riset tersebut merupakan studi pemantauan bulanan sampah pertama di Indonesia yang mengidentifikasi enam tipe sampah dan 19 kategori sampah plastik dari sembilan muara sungai di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi selama periode Juni 2015 sampai 2016.

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

“Sekitar 59 persen dari sampah yang mengalir di sembilan muara sungai tersebut merupakan sampah plastik yang didominasi styrofoam,” kata Reza, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/12/2019).

Dia menjelaskan bahwa hasil pemantauan mengestimasi aliran sampah 8,32 ton per hari berasal dari kawasan Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.

“Angka tersebut 8-16 kali lebih rendah dibandingkan dengan estimasi dari studi-studi berbasis model,” paparnya.

Menurut Reza, fakta itu menekankan pentingnya data pemantauan di lapangan untuk memvalidasi kontribusi sampah plastik dari Indonesia.

Sementara itu, Intan mengatakan bahwa kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan kemasan berbahan expanded polystyrene foam (EPS) program bersih sungai oleh pemerintah daerah yang konsisten menjadi kunci mengurangi sampah plastik ke laut.

Dengan garis pantai sepanjang 99.093 kilometer dan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia dipandang sebagai penyampah plastik di laut terbesar kedua di dunia setelah China.

Tingkat populasi, persentase sampah yang tidak terkelola, serta garis pantai yang luas, katanya, menjadi penyebabnya.

Komitmen Pemerintah Indonesia untuk mengurangi sampah laut serta mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) 14.1 perlu didukung oleh informasi ilmiah melalui riset pemantauan yang komprehensif dalam mengidentifikasi sumber di lapangan. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Konservasi LautLIPISampah plastikSave OceanTeluk Jakarta
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.