ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan antariksa Rusia, RSC Energia akan membawa wisatawan pertama untuk tour ke luar angkasa pada 2023 usai menjalin kerja sama dengan perusahaan AS, Space Adventure Inc.
Keduanya telah menandatangani kontrak dan akan membawa dua wisatawan ke stasiun luar angkasa internasional (international space station/ISS) pada tahun tersebut.
“Kami berencana membawa peserta ekspedisi untuk melakukan perjalanan ruang angkasa dari segmen Rusia, bersama dengan kosmonot Rusia profesional,” kata Energia, anggota badan antariksa Rusia Roscosmos, melansir Phys.org, Minggu (28/6/2020)
Sementara itu, Space Adventure mengungkapkan perjalanan ke ISS akan menggunakan Soyuz. Dua peserta akan diluncurkan ke ISS selama 14 hari. Salah satu peserta misi akan memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan ruang angkasa di luar stasiun ruang angkasa, menjadi warga negara swasta pertama dalam sejarah yang mengalami ruang terbuka.
Calon yang diterima dan dijamin akan diminta untuk menyelesaikan pelatihan khusus dan simulasi tambahan dalam persiapan untuk upaya angkasa.
Eric Anderson, CEO Space Adventures, Inc., mengungkapkan seorang warga negara swasta yang menyelesaikan perjalanan ruang angkasa akan menjadi langkah besar lain dalam penerbangan luar angkasa pribadi.
“Kami menghargai kesempatan untuk merayakan dua dekade wisata ruang angkasa orbital dengan mitra Rusia kami dengan membuka pengalaman pertama kalinya. Kami memuji rekan-rekan kami di Energia karena bekerja bersama kami untuk menciptakan petualangan baru yang menakjubkan di luar angkasa, ”katanya dalam keterangan resminya, yang dikutip Minggu (28/6/2020).
Space Adventures, perusahaan yang mengatur penerbangan untuk penjelajah luar angkasa pribadi pertama di dunia, berkantor pusat di area metro Washington, D.C.
Space Adventure menawarkan berbagai program yang tersedia saat ini, termasuk misi luar angkasa ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, sekitar Bulan, misi orbital pemecah rekor, dan berbagai program pelatihan dan kualifikasi luar angkasa. (ATN)
