• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Saingi China, AS dan Korea, Indonesia Battery Corporation Resmi Diluncurkan

by Redaksi Asiatoday
March 26, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Saingi China, AS dan Korea, Indonesia Battery Corporation Resmi Diluncurkan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia Erick Thohir. Dok kemenBUMN

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia Erick Thohir mengumumkan peresmian pembentukan Indonesia Battery Corporation (IBC) sebagai basis pembentukan industri baterai kendaraan listrik (EV battery) di Indonesia.

Perusahaan holding ini terdiri dari empat perusahaan BUMN, yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum (MIND ID), PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Pertamina (Persero), dan PT PLN (Persero).

Menurut Erick, pembentukan IBC ini menjadi bukti kesuksesan rencana pemerintah selama satu tahun terakhir.

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

Indonesia sangat diuntungkan oleh kekayaan alamnya karena banyak menyimpan nikel sebagai bahan dasar pembentukan EV battery.

“Alhamdulillah yang sudah kita jalankan sama-sama, ini bisa terbukti. Apalagi Indonesia dikasih anugerah kekayaan nikel hampir 24 persen dunia,” kata Erick Thohir dalam sesi teleconference, Jumar (26/3/2021).

Erick mengungkapkan, kehadiran EV battery juga nantinya akan membuat Indonesia lebih bersahabat dengan ekonomi ramah lingkungan (green economy).

Pembentukan Indonesia Battery Corporation ini juga disebutnya sebagai bukti bahwa pemerintah ingin bergerak cepat jadi pemain dunia dalam suatu bidang.

“Kita manfaatkan momentum sangat penting, inovasi EV battery berbasis nikel, kita ambil langkah cukup berani, tak mau kalah sama RTT (Republik Rakyat Tiongkok), Amerika Serikat (AS), Korea. Kita bisa jadi pemain global,” jelas Erick Thohir.

Sebelumnya, Ketua Tim Kerja Percepatan Pengembangan EV Battery BUMN dan Komisaris Utama PT MIND ID Agus Tjahajana membeberkan, proyeksi investasi yang dibutuhkan BUMN dalam mengembangkan ekosistem produksi baterai listrik dalam negeri hingga 2026-2027, bisa mencapai USD13 miliar untuk kapasitas produksi hingga 30 Giga Watt per hour (GWh).

Adapun, kapasitas tertinggi produksi baterai listrik ini bisa mencapai 140 GWh. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelIndonesia Battery CorporationIndonesia Battery HoldingIndustri Baterai
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.