• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Selamatkan Indonesia, Majelis Ulama Serukan Total Lockdown

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wabah Corona Gagal Dicegah, Ekonomi Indonesia tak bisa Diselamatkan

Lockdown Indonesia. Ilustrasi

ASIATODAY.ID JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan pemerintah untuk segera melakukan karantina kewilayahan atau lockdown secara total di seluruh negeri maupun secara lokal dalam waktu tertentu, sebelum Indonesia jatuh pada keadaan yang menyedihkan akibat cengkraman wabah coronavirus (Covid-19).

Sekretatis Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan, pemerintah, politisi dan pemimpinan partai harus bisa segera menyepakati upaya-upaya untuk menghentikan dan memutus mata rantai penularan virus mematikan ini.

MUI mengajukan sejumlah saran kepada pemerintah dalam rangka penanganan wabah corona tersebut. Salah saatunya pemberlakuan lockdown total di seluruh Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Pertama melakukan total lockdown di seluruh negeri dan atau local lockdown untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan pertimbangan dari para ahli,” terang Anwar Abbas dalam keterangan resminya, Minggu (29/3/2020).

Pemerintah juga harus melakukan realokasi terhadap seluruh dan atau sebagian anggaran infrastruktur yang ada, untuk dipergunakan bagi kepentingan memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Pemerintah juga harus menunda penggunaan rencana anggaran tahun 2020 yang sedianya digunakan untuk kebijakan pemindahan ibu kota tahun.

“Alokasi anggaran pemindahan ibukota, bisa dipergunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak dan memulihkan perekonomian nasional,” tegasnya.

Selanjutnya, MUI juga menyarankan pemerintah mengalihkan seluruh dan atau sebagian anggaran yang diperuntukkan bagi desa dan kelurahan demi menolong rakyat setempat selama masa lockdown.

“Pemerintah juga bisa memanggil para pengusaha besar dan mewajibkan mereka untuk memberikan bantuan bagi penanganan kasus corona dan mengatasi persoalan ekonomi yang dialami oleh masyarakat lapis bawah,” imbuhnya.

Terakhir, MUI juga menyarankan pemerintah untuk menindak siapapun pihak yang tidak mematuhi anjuran dan ketentuan dari pemerintah dalam melaksanakan kebijakan lockdown. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCOVID-19LockdownMUI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.