• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Shanghai Electric Mulai Bangun Proyek Energi Koridor Ekonomi China-Pakistan

by Redaksi Asiatoday
August 24, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Shanghai Electric Mulai Bangun Proyek Energi Koridor Ekonomi China-Pakistan

Para pekerja, insinyur, dan manajer Shanghai Electric. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Shanghai Electric mempercepat pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Batubara Terpadu Blok 1 Thar, proyek energi penting dalam Koridor Ekonomi China-Pakistan (China-Pakistan Economic Corridor/CPEC).

Untuk memulai proses konstruksi, Shanghai Electric telah memobilisasi tim konstruksi gelombang pertama yang terdiri atas para pekerja, insinyur, dan manajer Shanghai Electric.

Konstruksi proyek telah terimbas pembatasan perjalanan akibat pandemi sehingga para pekerja sulit memasuki Pakistan. Kendala ini sangat membatasi jumlah tenaga kerja di lokasi proyek, serta menghambat seluruh perkembangan proyek. Sejumlah proyek konstruksi di Dubai dan Pančevo juga mengalami tantangan serupa.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Dengan bantuan dan arahan pemerintah kota Shanghai, Shanghai Electric berkoordinasi dengan Air China untuk mengatur sejumlah pesawat terbang sewaan yang mengangkut ribuan staf teknis dan manajer untuk mempercepat pembangunan tiga proyek penting.

Semua penerbangan menerapkan standar kesehatan dan keselamatan tertinggi guna melindungi seluruh pekerja konstruksi. Penerbangan pertama mengangkut lebih dari empat ton pasokan, termasuk alat pelindung diri, kebutuhan harian, peralatan kantor, dan obat-obatan darurat.

Tim tersebut disambut sejumlah pejabat perusahaan di Bandara Internasional Jinnah pada 4 Agustus. Tim ini akan menggantikan para insinyur dan manajer yang kepulangannya tertunda akibat pandemi COVID-19.

Seluruh pekerja konstruksi wajib bekerja sesuai dengan pencegahan antipandemi. Tindak pencegahan infeksi penyakit juga diterapkan Shanghai Electric demi melindungi kondisi lingkungan kerja, serta menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh pekerja lapangan.

Terletak di Gurun Thar, wilayah tenggara Provinsi Sindh, Pakistan, proyek Pembangkit Listrik Tenaga Batubara Terpadu Blok 1 Thar memiliki lahan seluas lebih dari 9.000 km persegi.

Produksi tahunan tambang batubara tersebut diperkirakan mencapai 7,8 juta ton, sementara, dua unit pembangkit listrik tenaga batubara berkapasitas 660 MW kelak memasok listrik yang terjangkau dan stabil bagi empat juta rumah tangga di Pakistan.

“Sebagai proyek prioritas baik bagi inisiatif ‘Belt and Road’ serta CPEC, penyelesaian Pembangkit Listrik Tenaga Batubara Terpadu Blok 1 Thar akan memajukan pengembangan energi Pakistan. Namun, COVID-19 telah menimbulkan kendala yang luar biasa terhadap aktivitas konstruksi,” kata Song Zaile, Executive Director, Thar Coal Block-1 Power Generation Company (PVT) Ltd, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (24/8/2020).

“Demi mengatasi sejumlah tantangan tersebut, kami telah melakukan banyak hal agar kami mampu menanggulangi kendala yang ditimbulkan krisis kesehatan global, sambil menjalankan standar antipandemi yang lebih ketat untuk mencegah penyebaran virus di lapangan,” jelas Song Zaile. (AT Network)

Tags: China-Pakistan Economic CorridorShanghai Electric Power Construction
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.