• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Sokong Industri Mobil Listrik, Indonesia Butuh Smelter Nikel Teknologi HPAL

by Redaksi Asiatoday
October 4, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sokong Industri Mobil Listrik, Indonesia Butuh Smelter Nikel Teknologi HPAL

Smelter Antam. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Indonesia membutuhkan fasilitas pemurnian bijih nikel kadar rendah dengan teknologi hidrometalurgi guna mendukung percepatan industri mobil listrik.

“Dalam mata rantai peningkatan nilai tambah nikel, yang belum ada di Indonesia adalah fasilitas pemurnian (smelter) untuk mendukung industri kendaraan listrik,” terang Kasubdit Pengawasan Usaha Eksplorasi Mineral Kementerian ESDM Andri Budhiman Firmanto, dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Menurut Andri, kalau teknologi hidrometalurgi High Pressure Acid Leaching (HPAL) itu berbeda dari pirometalurgi dalam proses pemurnian bijih nikel. Adapun pirometalurgi analogi sederhananya tanah dibakar sehingga menjadi logam karena tanahnya akan mengalami proses metalisasi dan menjadi logam.

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

Sedangkan dengan menggunakan teknologi Hidrometalurgi HPAL, bijih nikel kadar rendah dapat dimurnikan menjadi produk mixed hydroxide precipitate, nickel sulfat dan cobalt sulfat sebagai bahan baku precursor.

Berdasarkan kajian Kemenko Bidang Kemaritiman, 40 persen dari total biaya manufaktur mobil listrik adalah dari baterai. Baterai kendaraan listrik menggunakan tipe baterei lithium ion dengan bahan baku katodanya adalah nikel, cobalt, lithium, mangan, dan aluminium.

Menurut Andri fasilitas dengan teknologi Hidrometalurgi HPAL Ini belum ada di Indonesia sehingga hal itu yang menyebabkan Kementerian ESDM memberlakukan pelarangan ekspor nikel pada 2020 dan momentumnya dinilai pas dengan kebijakan pemerintah untuk mempercepat pembangunan industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai bahan baku terbaik di dunia untuk memproduksi baterai lithium ion, yaitu bijih nikel kadar rendah atau disebut limonite dengan kandungan nickel (0,8-1,5 persen) dan cobalt yang tinggi (0.07-0,2 persen).

Pemanfaatan nikel kadar rendah menjadi bahan baku baterai menjadi prioritas sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis BateraI untuk Transportasi Jalan.

Sisi suplai Indonesia memiliki potensi yang besar dan dari sisi pemanfaatan saat ini berada pada momentum yang sangat tepat sehingga dapat melengkapi rantai suplai industri nikel yang berbasis sumber daya alam. Total kebutuhan bijih nikel kadar rendah pada 2021 akan mencapai 27 juta ton per tahun. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Industri Kendaraan ListrikIndustri Mobil ListrikIndustri SmelterSmelter Feronikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.