• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Spanyol Impor Buah-buahan dari Indonesia Senilai Rp1,1 Triliun

by Redaksi Asiatoday
December 4, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Spanyol Izinkan Wisatawan Inggris Masuk Tanpa Karantina

Negeri Spanyol. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Spanyol akan mengimpor besar-besaran buah-buahan dari Indonesia.

Pasalnya, 4 eksportir pertanian Indonesia baru saja menandatangani kontrak dagang dengan Spanyol senilai total USD78,9 juta atau setara Rp1,1 triliun yang akan direalisasikan pada tahun 2022.

Kontrak tersebut diraih dalam tur promosi pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di 10 negara.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan) Bambang mengatakan, 4 eksportir yang berhasil mendapatkan kontrak dagang adalah eksportir kopi asal Bandung, CV Frinsa Agrolestari, yang menandatangani kontrak dengan Nordic.

Kemudian eksportir hortikultura, PT. Nusantara Segar Global atau Java Fresh asal Tasikmalaya berhasil menandatangani kontrak dengan BUD Holland untuk komoditas manggis, manggis, jeruk purut dan jeruk kalamansi serta salak.

“Untuk Jeruk purut dan Kalamansi, khususnya di Eropa masih sangat terbuka,” ujar Bambang melalui keterangan tertulisnya, Jumat (3/12/2021).

Sementara, kontrak dagang juga diraih oleh PT Great Giant Pineapple asal Lampung dengan PPI Canned Food SL untuk komoditas nanas irisan dalam kaleng.

Serta satu kontrak dagang untuk komoditas asal sub sektor peternakan berupa premix juga mendapatkan perpanjangan kontrak dagang PT Cheil Jedang Indonesia dan Quimidroga ASA.

Menurut Bambang, nilai kontrak Rp1,1 triliun ini masih belum termasuk kontrak dagang komoditas sawit dan produk turunannya serta karet yang sangat diminati Spanyol.

Melalui kunjungan ke Spanyol diharapkan dapat memberikan semangat bagi para diaspora untuk mendukung ekspor komoditas pertanian Indonesia.

“Kami, khususnya di Barantan akan menjamin kesehatan, keamanan dan memenuhi persyaratan teknis dan aturan negara tujuan,” tandasnya. (ATN)

Tags: Ekspor PertanianKerjasama Indonesia-Spanyol
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.