• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Stop Impor, Presiden Jokowi Diminta Optimalkan Aspal Buton di Ibu Kota Baru

by Redaksi Asiatoday
February 5, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Stop Impor, Presiden Jokowi Diminta Optimalkan Aspal Buton di Ibu Kota Baru

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) diminta untuk memanfaatkan Aspal Buton dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) Baru.

Langkah ini dipandang lebih tepat sebab, potensi Aspal Buton di Sulawesi Tenggara sangat melimpah dan belum digarap secara optimal.

“Daripada harus mengimpor Aspal, kita minta kepada Presiden Jokowi melalui Menteri Bappenas, sebaiknya memanfaatkan potensi dalam negeri berupa Aspal Buton untuk pembangunan Ibu Kota Baru,” terang Anggota DPR-RI dari Fraksi Nasdem, Fauzi H Amro saat rapat kerja Komisi XI dengan Bappenas dengan tema Musrebangnas, RPJM 2020-2024 dan persiapan Ibu Kota Negara di Kaltim, Selasa (4/2/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menurut Fauzi, dengan memanfaatkan  Aspal Buton tentu akan memberikan multiplier effect kepada sektor ekonomi, pembangunan di daerah, penghematan devisa dan penyerapan tenaga kerja.

Dikatakan, kebutuhan aspal nasional berdasarkan supplier yang diimpor pada 2016, 2017 dan 2018 sebesar 1.700.000 ton, 1.400.000 ton dan 253.000 ton, menyerap devisa sebesar 9 trilyun.

Presiden dalam berbagai kesempatan mengarahkan untuk memaksimalkan penggunaan Aspal Buton. Namun hingga saat ini, pemanfaatan aspal Buton baru dapat terserap sebesar 3 persen pertahun dari 1,667 juta ton kebutuhan nasional pertahun.

Potensi aspal Buton berdasarkan data Dirjen Bina Marga-Pekerjaan Umum) sebesar +/- 667 juta ton dan dapat memenuhi kebutuhan aspal nasional aspal selama 104 tahun.

Oleh karena itu kata Fauzi, dibutuhkan kebijakan nasional dan political will pemerintah dalam rangka meningkatkan pemanfaatan Aspal Buton, agar digunakan untuk infrastruktur jalan kabupaten kota, propinsi maupun untuk pembangunan Ibu Kota baru di Kaltim.

“Demi kedaulatan, Indonesia sebaiknya tidak perlu impor aspal untuk pembangunan ibu kota negara dan sudah saatnya maksimalkan aspal Buton sebagaimana arahan Presiden Jokowi,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Aspal ButonDPRFauzi AmroIbukota Baru IndonesiaIndustri AspalKomisi XI DPR RITambang Aspal
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.