• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Suhu Bumi Naik, Gunung Es Terbesar di Dunia Terlepas dari Lapisan Antartika

by Redaksi Asiatoday
May 21, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suhu Bumi Naik, Gunung Es Terbesar di Dunia Terlepas dari Lapisan Antartika

Gunung es di Antartika. Dok

ASIATODAY.ID, PARIS – Badan Antariksa Eropa (ESA) mengatakan bahwa gunung es terbesar di dunia, telah terlepas dari lapisan es di Antartika dan mengapung di Laut Weddell.

Gunung es tersebut dinamai A-76 dan kira-kira berbentuk seperti Manhattan, tetapi 70-an kali lebih besar. Gambar patahan diambil dari satelit.

“Saat ini gunung es terbesar di dunia telah terlepas dari lapisan es Antartika,” kata ESA, Rabu (20/5).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Gunung es tersebut berukuran panjang sekitar 170 kilometer (km) dan lebar 25 km, dengan luas 4.320 km persegi, sedikit lebih besar dari Pulau Mallorca, Spanyol.

Bongkahan gunung tersebut memisahkan diri dari sisi barat Lapisan Es Ronne, pada awalnya ditemukan oleh Survei Antartika Inggris dan dikonfirmasi menggunakan gambar dari Satelit Copernicus.

Ini mengambil tempat sebagai yang terbesar di dunia dari gunung es A-23A, berukuran sekitar 3.880 km persegi, yang juga berada di Laut Weddell.

Pada November tahun lalu, gunung es terbesar di dunia tampaknya berada di jalur yang bertabrakan dengan pulau terpencil di Atlantik Selatan yang menjadi rumah bagi ribuan penguin dan anjing laut. Patahan tersebut mengancam menghalangi kemampuan hewan di sana untuk mengumpulkan makanan.

Gunung es, yang dikenal sebagai A68a, juga terpecah dari Lapisan Es Larsen, yang menghangat lebih cepat dari bagian lain benua paling selatan Bumi yang meleleh sebelumnya.

A68a, memiliki panjang 160 km dan lebar 48 km, pecah sebelum menyebabkan kerusakan ke satwa liar yang melimpah di Wilayah Seberang Laut Inggris, Georgia Selatan.

Suhu permukaan rata-rata bumi telah naik satu derajat Celsius sejak abad ke-19, cukup untuk meningkatkan intensitas kekeringan, gelombang panas, dan siklon tropis. Tetapi udara di atas Antartika telah menghangat lebih dari dua kali lipatnya.

Bongkahan utama Lapisan Es Larsen Peninsula, yang stabil selama lebih dari 10.000 tahun, hancur dalam beberapa hari pada 1995 dan lagi pada 2002. Ini diikuti oleh pecahnya Lapisan Es Wilkins di dekatnya pada 2008 dan 2009.

Sebuah proses yang dikenal sebagai hydrofracturing kemungkinan merupakan penyebab utama dalam kedua kasus tersebut, ditunjukkan dalam penelitian sebelumnya.

Hydrofracturing terjadi ketika air, yang lebih berat dari es, mengalir melalui retakan di permukaan lapisan es yang disebabkan oleh pemanasan permukaan, dengan keras memaksa retakan terbuka, menyebabkan gunung es pecah.

Gunung es secara tradisional dinamai berdasarkan kuadran Antartika tempat mereka awalnya terdeteksi, kemudian diberi nomor urut. Jika lebih banyak yang terpecah, huruf akan ditambahkan untuk membedakan fragmen. (ATN)

Tags: Benua AntartikaGlobal Warming
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.