• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Sungai Meluap dan Tanah Longsor di India, 25 Orang Tewas

by Redaksi Asiatoday
October 18, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sungai Meluap dan Tanah Longsor di India, 25 Orang Tewas

Pencarian korban hilang pada musibah banjir dan longsor di Kerala, India. Foto PIB Kerala

ASIATODAY.ID, NEW DELHI – Bencana banjir bandang kembali menerjang wilayah India akibat luapan sungai.

Sejauh ini dilaporkan, 25 orang tewas akibat tanah longsor dan banjir yang dipicu oleh hujan lebat di barat daya India, kata para pejabat ketika tim penyelamat masih mencari para korban hilang diantara puing-puing berlumpur.

Sementara itu, pihak militer menerbangkan pasokan darurat untuk menjangkau korban yang terisolir. Akses warga terputus di beberapa bagian negara bagian pesisir Kerala karena intensitas hujan yang mulai meningkat sejak Jumat malam sehingga meluapkan sungai dan membanjiri jalan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“11 mayat telah ditemukan sejauh ini di distrik Idukki dan 14 lainnya di distrik Kottayam, kata para pejabat sebagaimana dilaporkan TheGuardian, Senin (18/10/2021).

Ribuan orang telah dievakuasi dan setidaknya 100 kamp bantuan telah didirikan, kata kepala menteri Kerala, Pinarayi Vijayan kemarin.

Tentara, Angkatan Laut dan Angkatan Udara membantu operasi penyelamatan dan bantuan banjir. Para pejabat belum bisa mengatakan berapa banyak orang yang hilang.

“Semua mata pencaharian hilang,” kata seorang pria yang putus asa kepada saluran berita Kerala, Manorama TV di kota Koottickal, Kottayam yang dilanda tanah longsor.

Wanita lain dari kota itu menambahkan: “Bukit itu pecah di dekat kami. Banyak kerusakan dan kerugian. Rumah telah lenyap dan anak-anak kami tewas.”

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan bus dan mobil terendam banjir.

Perdana Menteri Narendra Modi, mentweet belasungkawa dan mengatakan pihak berwenang sedang bekerja untuk membantu mereka yang terkena dampak banjir.

Departemen Meteorologi India mengatakan hujan lebat, yang disebabkan oleh daerah bertekanan rendah di atas Laut Arab tenggara dan Kerala, diperkirakan akan mereda pada Senin.

Di India utara, beberapa negara bagian termasuk wilayah Himalaya Uttarakhand dan Himachal Pradesh diperkirakan akan mengalami “curah hujan lebat hingga sangat deras” dalam dua hingga tiga hari ke depan, menirut biro cuaca.

Pada tahun 2018, hampir 500 orang tewas di Kerala akibat dilanda banjir terburuk yang melanda negara bagian itu dalam hampir satu abad. (ATN)

Tags: Asia DisasterBanjir IndiaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.