• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Swiss Siap Jadi Hub Pelayaran Logistik Indonesia ke Eropa

by Redaksi Asiatoday
February 25, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Swiss Siap Jadi Hub Pelayaran Logistik Indonesia ke Eropa

Pertemuan Sesi ke-9 Komisi Bersama Ekonomi dan Perdagangan Indonesia-Swiss pada Kamis (24/02/2022). Dok Kemlu

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Swiss berkomitmen untuk menjadi hub pelayaran logistik dari Indonesia ke negara tujuan ekspor, khususnya negara-negara Eropa.

Komitmen ini terungkap dalam pertemuan Sesi ke-9 Komisi Bersama Ekonomi dan Perdagangan Indonesia-Swiss pada Kamis (24/02/2022). Kedua negara membahas berbagai hal mulai dari solusi permasalahan rantai pasok global hingga kelapa sawit.

“Perusahaan pelayaran Swiss siap membantu untuk mengatasi permasalahan rantai pasok global dan logistik di Indonesia, melalui pembukaan jalur pelayaran langsung dari Indonesia ke negara tujuan ekspor,” ujar Kepala Hubungan Ekonomi Bilateral Asia dan Oseania Kementerian Ekonomi Swiss Fabienne Wassermann.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Terkait kelapa sawit, Dirjen Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Dubes Ngurah Swajaya, yang memimpin Delegasi RI, berharap Pemerintah Swiss dalam waktu dekat dapat menerima sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan Indonesia (ISPO) sebagai salah satu dari empat sertifikasi yang telah diakui dalam Ordonansi kelapa sawit di Swiss.

Guna  mewujudkan hal tersebut, Swiss berkomitmen membantu peningkatan kapasitas petani skala kecil Indonesia, melalui skema kerja sama pembangunan 2021-2024.

Dirjen Amerop selanjutnya menyambut baik rencana kunjungan Menteri Ekonomi, Pendidikan dan Riset Swiss Guy Parmelin beserta delegasi bisnis ke Indonesia bulan Maret 2022, seraya menyampaikan kerja sama konkret yang diharapkan dapat tercapai selama kunjungan.

Kedua delegasi juga membahas program-program kerja sama menyusul pemberlakuan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dengan negara-negara EFTA (Swiss, Norwegia, Islandia, Liechtenstein) sejak 1 November 2021.

Mengingat Swiss merupakan salah satu negara terkemuka untuk sektor kesehatan, Dubes Indonesia untuk Swiss di Bern, Muliaman Hadad turut mengundang pelaku industri farmasi dan alat kesehatan Swiss untuk mengembangkan portofolionya di Indonesia.

Selain dihadiri delegasi dari kalangan pemerintahan, JETC ke-9 juga dihadiri Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Shinta Kamdani, dan beberapa pengusaha yang tergabung dalam KADIN.

Pada sesi dialog antar pelaku usaha, Indonesia menawarkan peluang peningkatan ekspor produk kakao untuk memenuhi kebutuhan industri cokelat Swiss yang mendunia.

Sementara itu, konsorsium perusahaan-perusahaan Swiss menunjukkan minatnya pada sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia, termasuk untuk mengembangkan Ibu Kota Negara baru.

Pertemuan JETC merupakan mekanisme konsultasi bilateral rutin di bidang ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Swiss yang telah berlangsung sejak tahun 2010.

Performa ekonomi Indonesia dan Swiss terus menunjukkan peningkatan, meski di tengah pandemi. Investasi Swiss di Indonesia pada tahun 2021 meningkat empat kali lipat di angka US$576,3 juta, dari sebelumnya US$130,9 juta di tahun 2020.

Angka ini bahkan telah melampaui nilai investasi di masa sebelum pandemi. Dalam 3 tahun terakhir (2019-2021), Indonesia terus mencatatkan surplus pada neraca perdagangan dengan Swiss. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia-Swiss
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.