• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Terdampak Banjir di Malaysia, 1.609 Warga Indonesia Butuh Bantuan

by Redaksi Asiatoday
December 20, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pertemuan Darurat OKI Hasilkan 2 Resolusi Atasi Krisis di Afganistan

Banjir di Kota Selangor, Malaysia. Foto : Adshomeqy

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Bencana banjir yang melanda negeri Malaysia turut berdampak terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada disana.

Berdasarkan data di KBRI Kuala Lumpur, jumlah WNI yang memohon bantuan akibat banjir mencapai 1.609 orang. Dengan perincian, sebanyak 1.332 orang di Selangor , Kuala Lumpur 236 orang dan Pahang 15 orang.

“Total hingga Senin (20/12/2021) yang mengajukan permohonan bantuan sebanyak 1.609 orang . Dari jumlah itu, 112 diantaranya balita,” kata Koordinator Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Yoshi mengatakan sejak Minggu (19/12/2021) bantuan makanan siap saji, pakaian, air mineral dan lain-lain sudah disalurkan.

Diketahui, ribuan orang dievakuasi saat hujan lebat terus-menerus akibat banjir parah di beberapa bagian Malaysia. Bencana itu disampaikan Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob pada Sabtu (18/12/2021) malam.

Hingga Senin siang, sebanyak 32.044 orang telah diungsikan ke 162 Pusat Penempatan Sementara (PPS) di sembilan daerah dalam Negeri Selangor, Malaysia, akibat dampak banjir parah di daerah tersebut.

“Daerah Klang mencatatkan jumlah tertinggi pengungsi dengan jumlah 18.858 individu,” ujar Menteri Besar Selangor Amirudin Shari di Selangor, Senin.

Selain dari lembaga-lembaga pemerintah dan aparat setempat, ujar dia, pasukan sukarelawan Team Selangor official dan lembaga Serve turut membantu usaha mengedarkan makanan dan keperluan dasar ke semua PPS yang menempatkan korban banjir.

Selain daerah Klang para pengungsi diantaranya berasal dari Petaling, Kuala Langat, Kuala Selangor dan Hulu Langat.

Sementara itu berdasarkan informasi di lapangan sejumlah warga yang tinggal di Taman Sri Muda Seksyen 33 Shah Alam masih memerlukan bantuan untuk evakuasi.

Kawasan ini merupakan tempat bertemunya Sungai Klang dan Sungai Damansara yang terendam banjir parah.

Seorang warga di Jalan Megah 25/109, Taman Sri Muda dikabarkan meninggal dunia dan anaknya sedang menunggu untuk proses evakuasi. (Ant)

Tags: Asia DisasterBanjirMalaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.