• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Terungkap, Alasan Trump Ingin Beli Greenland untuk Halau Rusia

by Redaksi Asiatoday
August 27, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Greenland Tidak Dijual, Trump Tunda Bertemu PM Denmark

Pulau Greenland. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Peter King mengatakan, salah satu alasan Presiden AS, Donald Trump ingin membeli Greenland adalah untuk menghalau Rusia. Keinginan Trump untuk membeli Greenland telah menimbulkan ketegangan antara AS dan Denmark.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan radio 970, King mengklaim bahwa selain dari sumber daya alam dan lokasi yang strategis, pulau itu bisa menjadi satu-satunya cara untuk menghentikan Rusia.

“Orang-orang yang berteriak tentang pengaruh Rusia, entah bagaimana menunjukkan bahwa Trump terlibat dengan Rusia, ini adalah salah satu cara untuk menghentikan Rusia, memperlambatnya, dan lebih menguasai Greenland,” ucap King.

RelatedPosts

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package

“Saya tidak punya masalah dengan Trump meletakkannya (rencana pembelian Greenland) di atas meja,” sambungnya dalam wawancara tersebut, seperti disitat Sputnik pada Selasa (27/8/2019).

Sebelumnya Washington dilaporkan sedang bersiap untuk membuka Konsulat di Greenland untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad. Laporan ini muncul setelah tawaran Trump untuk membeli pulau terbesar di dunia itu ditolak oleh Denmark.

Dalam surat yang diperoleh oleh Associated Press, Departemen Luar Negeri AS memberi tahu Kongres bahwa mereka berharap bisa membangun kembali konsulat di Nuuk, Ibu Kota Greenland, sebagai bagian dari inisiatif kebijakan luar negeri untuk meningkatkan kehadiran Washington di Kutub Utara atau Arktik.

“Konsulat di Greenland akan membantu melindungi ekuitas esensial di negara berpenduduk jarang, dan juga akan membantu mengembangkan hubungan yang lebih dalam dengan pejabat dan masyarakat Greenland,” bunyi surat itu.

Lebih penting lagi, lanjut surat departemen tersebut, pos diplomatik yang diusulkan akan berfungsi sebagai platform yang efektif untuk memajukan kepentingan AS di Greenland. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Donald TrumpDonald Trump JrGreenlandTrump Residence
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.