• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Thailand Jajaki Pembelian 8 Jet Tempur Siluman F-35 AS

by Redaksi Asiatoday
January 3, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Thailand Jajaki Pembelian 8 Jet Tempur Siluman F-35 AS 1

Jet Tempur Siluman F-35 Buatan Amerika Serikat (AS). Dok USAir Force

ASIATODAY.ID, BANGKOK – Angkatan Udara Kerajaan Thailand dilaporkan sedang menjajaki pembelian 8 jet tempur siluman F-35 buatan Amerika Serikat (AS). Dalam proyek itu, negara Asia Tenggara ini ingin menawarnya dengan harga yang lebih murah.

Menurut Panglima militer Thailand, Napadej Dhupatemiya, mengungkapkan pengadaan jet tempur canggih itu sangat dibutuhkan untuk memperkuat pertahanan nasional.

Napadej mengatakan Angkatan Udara membutuhkan armada jet tempur baru karena pesawat F-5 dan F-16 yang sudah tua telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Seiring bertambahnya usia pesawat, biaya perawatan dan risiko keselamatan cenderung meningkat. Jet F-35, yang diproduksi oleh raksasa pertahanan AS, Lockheed Martin, telah muncul sebagai pilihan terbaik sekarang karena biayanya lebih rendah, masing-masing turun menjadi USD82 juta dari USD142 juta saat model pertama kali diluncurkan ke pasar.

Menurut Napadej, dibandingkan Saab Gripen baru buatan Swedia yang harganya USD85 juta per unit, produk Lockheed Martin itu tidak lepas dari jangkauan.

Untuk mendapatkannya, itu tergantung pada negosiasi. Pihaknya ingin menawar F-35 di atas USD70 juta per unitnya.

Napadej mengatakan perencanaan anggaran untuk proyek akuisisi F-35 akan dimulai pada tahun fiskal 2023, yang dimulai pada bulan Oktober, dan Angkatan Udara siap untuk menjawab semua pertanyaan jika memilih untuk melanjutkan pembelian.

Dikatakan, sebuah panel akan dibentuk untuk mempelajari program pengadaan pesawat untuk membenarkan permintaan pendanaan Angkatan Udara.

“Angkatan Udara tidak membeli senjata tetapi menerapkan keamanan untuk membela rakyat dan kepentingan bangsa. Keyakinan bahwa jika publik berada di halaman yang sama dengan Angkatan Udara, itu akan mendukung program tersebut,” kata Napadej, sebagaimana dilaporkan Bangkok Post, Jumat (31/12/2021).

Dia melanjutkan, mengingat keunggulan teknologinya, jet F-35 akan sesuai dengan kebutuhan negara untuk meningkatkan kekuatan udaranya. Itu bagian penting dari peperangan modern.

Angkatan Udara, katanya, menyadari keterbatasan anggaran yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Pihaknya berencana untuk melakukan pembelian secara bertahap dan memilih produk-produk berkualitas tinggi yang datang dengan transfer pengetahuan teknis.

Napadej juga mengatakan, Angkatan Udara juga tertarik pada operasi udara modern, terutama yang melibatkan Loyal Wingman, sebuah kendaraan udara tak berawak, dalam peperangan. Dikembangkan oleh Angkatan Udara Australia dan Boeing, pesawat itu terbang dalam tim dengan pesawat lain untuk memberikan dukungan dan dapat dilengkapi dengan sistem senjata.

“Kami tidak memerlukan armada penuh jet F-35. Kami mungkin hanya menggunakan 8 hingga 12 dan menggunakan drone untuk terbang bersama pesawat berawak,” kata Napadej.

“Ini akan membantu menghemat biaya. Ini relatif baru tetapi teknologi ini kemungkinan akan berkembang cepat.”

“Jika Angkatan Udara menerima dukungan dari publik, termasuk politisi, dan jika kita mampu, Angkatan Udara akan bergerak untuk meningkatkan dan memperkuat kekuatan udaranya,” katanya, seraya menambahkan proposal akan diajukan kepada Perdana Menteri yang juga Menteri Pertahanan Prayut Chan-o-cha untuk dipertimbangkan ketika diselesaikan oleh Angkatan Udara.

Berdasarkan rencana, jet tempur baru akan dikerahkan dari Wing 1 yang berbasis di Nakhon Ratchasima. (ATN)

Tags: Indo PasifikJet Tempur
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.