• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Tiga Kota di Indonesia Masuk Daftar Paling Ramah Lingkungan se-ASEAN

by Redaksi Asiatoday
October 23, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tiga Kota di Indonesia Masuk Daftar Paling Ramah Lingkungan se-ASEAN

Kota Surabaya, Jawa Timur. Dok Foto Justin

ASIATODAY.ID, JAKARTA – The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) memberikan penghargaan kepada beberapa kota di Asia Tenggara yang telah berupaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan .

Penghargaan tersebut bertajuk “the 5th ASEAN ESC Award and the 4th Certificate of Recognition”. Ini merupakan salah satu program kerjasama ASEAN di bawah koordinasi ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities (AWGESC).

Tujuan dari program ini adalah mendorong semakin bertumbuhnya kota-kota berkelanjutan di ASEAN dengan memberikan pengakuan dan apresiasi.

RelatedPosts

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

Tiga kota di Indonesia yang dinobatkan sebagai kota paling ramah lingkungan dan bersih sesuai kategori masing-masing. Balikpapan masuk dalam deretan 10 kota yang dianugerahi ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC Award). Kemudian, Surabaya dianugerahi Clean Water dalam kategori kota besar dan Bontang dianugerahi Clean Land dalam kategori kota kecil.

Berikut secara lengkap 10 kota yang memperoleh ESC Award:

1. Temburong, Brunei Darussalam
2. Preah Sihanouk City, Cambodia
3. Balikpapan, Indonesia
4. Xamnneua City, Lao PDR (Laos)
5. Majlis Bandaraya Shah Alam (MBSA), Malaysia
6. Nyaung Oo (Bagan) City, Myanmar
7. Marikina City, Phillipines
8. Nee Soon South Division, Singapore
9. Yala Municipality, Thailand
10. Can Tho City, Vietnam

Certificate of Recognition untuk Kota Besar

Kategori Clean Water:
Surabaya, Indonesia

Kategori Clean Air:
Phnom Penh City, Cambodia
Majlis Bandaraya Johor Bahru (MBJB), Malaysia

Kategori Clean Land:
Paranaque City, Philippines

Certificate of Recognition untuk Kota Kecil
Kategori Clean Air:
Majlis Bandaraya Alor Setar (MBAS), Malaysia
Hatyai Municipality, Thailand
Kep City, Cambodia
Kaysone-Phomvihane City, Lao PDR
Kategori Clean Water:
Thungsong Municipality, Thailand

Kategori Clean Land:
Krabi Municipality, Thailand
Senmonorom City, Cambodia
Bontang, Indonesia
Ninh Binh City, Vietnam

Dalam penilaian penghargaan, setiap negara anggota ASEAN menominasikan 1 kota untuk menjadi calon penerima ESC Award. Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan ESC Award telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021.

Sedangkan untuk penghargaan Certificate of Recognition terdiri dari 3 (kategori, yaitu Clean Air, Clean Water, dan Clean Land. Setiap negara dapat menominasikan maksimal 6 kota (1 kota besar dan 1 kota kecil untuk masing-masing kategori sertifikat).

Seleksi terhadap kota-kota yang akan mendapatkan penghargaan Certificate of Recognition telah dilakukan pada pertemuan AWGESC ke-19 pada 5 Juli 2021. Gelaran acara tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan Indonesia menjadi tuan rumah.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Siti Nurbaya bersama dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi turut menyerahkan penghargaan kepada kepada perwakilan kota negara penerima, Kamis (21/10/2021).

Siti mengatakan, ESC Award yang diprakarsai ASEAN merupakan salah satu pendekatan paling efektif untuk mendorong kota-kota di ASEAN lebih memobilisasi sumber daya dalam membangun kota yang bersih dan hijau, serta dapat menetapkan standar agar diikuti kota-kota lainnya.

“Dengan ini, saya sangat berharap bahwa ini akan memotivasi kita untuk meningkatkan kinerja lingkungan kita dan menginspirasi orang lain untuk berbagi praktik terbaik di seluruh dunia. Oleh karena itu, saya ingin menegaskan kembali bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan dan untuk bergerak maju dengan cara yang lebih harmonis,” ungkap Siti melalui pernyataan resmi, Jumat (22/10/2021). (ATN)

Tags: ASEAN ESC AwardAsia Green GrowthGreen CitySurabaya
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.