• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Tragedi Jembatan Morbi di India, Sekjen PBB Ikut Berduka

by Redaksi Asiatoday
November 1, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tragedi Jembatan Morbi di India, Sekjen PBB Ikut Berduka

Tim SAR melakukan pencarian korban tragedi jembatan penyeberangan Morbi, di India. Dok SAR India

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Tragedi runtuhnya jembatan Morbi di negara bagian Gujarat, India barat, mengundang keprihatinan pemimpin dunia.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pun ikut sedih dan berduka atas perisitiwa itu.

“Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban, serta rakyat dan pemerintah India, dan berharap pemulihan cepat bagi mereka yang terluka,” kata juru bicaranya, Stéphane Dujarric, dikutip dari UN News, Selasa (1/11/2022).

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Jembatan penyeberangan Morbi yang dibangun di era kolonial Inggris runtuh pada Minggu malam. Ratusan orang pun terjun bebas ke Sungai Machchhu di Morbi, 241 kilometer sebelah barat ibu kota Gujarati, Gandhinagar.

Menurut laporan terbaru media lokal, jumlah korban tewas robohnya jembatan Morbi telah meningkat menjadi 141 orang.

Sembilan orang telah ditangkap, termasuk manajer perusahaan yang merenovasi jembatan dan penjaga keamanan yang bertugas mengendalikan massa.

Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi lokasi kejadian pada Selasa ini.

Harapan menemukan lebih banyak korban selamat memudar. Banyak anak-anak, perempuan dan orang tua termasuk di antara yang tewas.

Jembatan gantung berusia 140 tahun itu – objek wisata utama lokal – baru dibuka kembali pekan kemarin setelah diperbaiki.

Polisi yang menyelidiki bencana tersebut pada Minggu malam mengatakan bahwa sembilan orang yang ditangkap semuanya terkait dengan kelompok Oreva, perusahaan yang dikontrak untuk memelihara dan mengoperasikan jembatan Morbi. (ATN)

Tags: IndiaUnited Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.