• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Tragis, ‘Anaconda Indonesia’ Ditemukan Mati di Areal Kebakaran Hutan

by Redaksi Asiatoday
September 16, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tragis, ‘Anaconda Indonesia’ Ditemukan Mati di Areal Kebakaran Hutan

Anaconda Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Jagad maya di Indonesia terhenyuk dengan beredarnya foto yang menampakkan kematian tragis seekor ular Phyton raksasa di areal kebakaran hutan. Satwa tersebut mati dalam keadaan hangus terbakar.

Jagad maya ramai mengaitkan ular raksasa yang hangus terbakar itu dengan keberadaan Anaconda di belantara Kalimantan.

Tragis, 'Anaconda Indonesia' Ditemukan Mati di Areal Kebakaran Hutan 1
Anaconda Indonesia. Ist

Garda Satwa Foundation melalui instagramnya yang dikutip Senin (16/9/2019) menyebutkan, ular yang hangus itu merupakan keluarga dari ular Phyton.

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Dari berbagai literatur disebutkan, ular ini merupakan salah satu ular terpanjang di Indonesia. Suku Dayak Pedalaman di Kalimantan menyebut satwa ini sebagai Tangkalaluk atau Phyton Raja.

Garda Satwa Foundation menyebutkan, ular Phyton raksasa ini disebut sebagai Anaconda Indonesia. Ular raksasa seperti ini sudah jarang ditemui di hutan belantara.

Ular Phyton raksasa ini memiliki beberapa panggilan lain. Panggilan itu berdasar pada bentuk dan juga cerita masyarakat asli sekitaran hutan.

Tragis, 'Anaconda Indonesia' Ditemukan Mati di Areal Kebakaran Hutan 2
Anaconda Indonesia. Ist

Ular Phyton tersebut mendapat julukan Anaconda Indonesia, lantaran bentuknya yang menyerupai Anaconda di Sungai Amazon.

Suku Dayak Pedalaman menyebut satwa ini sebagai Tangkalaluk atau Piton Raja.

Ular Phyton raksasa itu tergolong karnivora karena hidup dengan cara memangsa hewan lain seperti babi hutan, rusa, dan harimau dahan.

Dalam mengelabuhi mangsanya, ular Phyton raksasa itu memiliki kemampuan unik yakni, menirukan suara mangsanya seperti suara rusa,orang utan, dan suara burung.

Untuk memakan mangsa, biasanya ular Phyton raksasa tersebut akan membiarkan kepalanya menjuntai ke bawah. Sementara badan hingga ekornya, dibiarkan melilit ke atas pohon besar.

Tragis, 'Anaconda Indonesia' Ditemukan Mati di Areal Kebakaran Hutan 3
Anaconda Indonesia. Ist

Pemilik cerita yang bernama Johan Michael Median Pasha, mengaku sempat mengira jika ular Phyton raksasa yang berada di hutan belantara Kalimantan hanya sekadar legenda.

Bahkan, ia sempat mengira jika ular Phyton raksasa itu adalah makhluk astral.

Namun, ketika melihat foto ular phiton raksasa tersebut hangus terbakar, Johan baru percaya jika hewan langka itu benar-benar ada di belantara Kalimantan. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Anaconda IndonesiaKalimantanKarhutlaSatwa EndemikSatwa Liar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.