• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Tragis, Paus Penuh Luka Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Sumba

by Redaksi Asiatoday
October 11, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tragis, Paus Penuh Luka Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Sumba

Seekor bangkai paus terapung dan terombang-ambing di tengah lautan di Bali. Ilustrasi foto dok Hiwayan

ASIATODAY.ID, SUMBA – Kasus kematian mamalia laut dilindungi kembali terjadi di Indonesia.

Kali ini, Paus Sperma (Physeter macrocephalus) jantan dengan kondisi penuh luka tusuk, ditemukan mati terdampar di Pantai Pelabuhan Waikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Nusa Tenggara Timur Imam Fauzi  mengatakan, bangkai paus ditemukan oleh seorang nelayan pada Minggu, 10 Oktober 2021.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

“Terdapat 22 luka tusuk di seluruh tubuhnya, dua luka di antaranya berada di sekitar lubang nafas dengan luka cukup dalam. Terdapat memar/abses di rahang belakang, di kedua matanya luka dan mengeluarkan darah, Sirip pectoral sebelah kanan diketahui dalam kondisi patah,” kata Imam Fauzi, di Kupang, Senin (11/10/2021).

Saat ditemukan, mamalia tersebut dalam kondisi utuh dan lengkap dengan panjang total 5,8 meter, lingkar badan terbesar 2,98 meter, dan lebar ekor 1,8 meter.

Nelayan yang bernama Ahmad sempat menarik bangka paus ke area pelabuhan sebelum dilaporkan ke dinas perikanan setempat. Sedangkan, Tim Quick Response Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) NTT dari Kupang tiba di Waikelo pada Minggu siang untuk melakukan pengumpulan data.

Selanjutnya, bangkai paus diangkut dengan crane untuk dikuburkan di Dusun Ledegiri, Desa Radamata, Kota Tambolaka pada pukul 22.00 WITA.

“Lokasi penguburan itu dipilih karna jauh dari permukiman warga dan struktur tanah yang cocok untuk dilakukan penguburan,” tandasnya. (ATN)

Tags: Konservasi LautPaus SpermaPaus TerdamparSave Ocean
No Result
View All Result

Terbaru

  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.