• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Tren Kendaraan Listrik Ancam Bisnis Pertamina Dimasa Depan

by Redaksi Asiatoday
August 16, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tren Kendaraan Listrik Ancam Bisnis Pertamina Dimasa Depan

Pameran otomotif di Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Gegap gempita Indonesia dalam mengembangkan industri kendaraan listrik berbasis baterai, mulai menimbulkan dampak psikologi dikalangan dunia usaha, tak terkecuali PT Pertamina.

Pasalnya, inovasi ini secara langsung akan berdampak dengan aktivitas bisnis perseroan.

Pertamina kini bahkan mulai memutar otak untuk merancang strategi baru untuk mengadaptasi boomingnya kendaraan listrik di tanah air, salah satunya dengan membuka peluang untuk terjun juga kedalam bisnis mobil listrik.

RelatedPosts

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas’ud Khamid mengatakan, perseroan kini tengah memikirkan langkah bisnis baru untuk menghadapi masalah modernisasi layanan kepada pelanggan atau customernya. Salah satunya adalah dengan cara melakukan pendekatan dan juga mencoba memberikan apa yang costumer butuhkan.

“Saat ini Pertamina sedang berpikir keras, yang pertama adalah managing customer atau mendekatkan diri ke customer. Karena ke depan siapa yang menguasai customer dialah yang bisa menguasai bisnis,” terangnya di Kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Menurutnya, tren kendaraan listrik paling membahayakan aspek bisnis utama perseroan.

Mas’ud lantas membandingkan perkembangan kendaraan listrik di China yang saat ini begitu pesat. Oleh karena itu menurutnya, perseroan berpikir untuk ikut masuk ke dalam bisnis kendaraan listrik ini.

Sebagai salah satu contohnya di China ada sekitar 2,7 juta kendaraan listrik hari ini. Angka tersebut mengalami kenaikan terus dari 4,7 juta dari kendaraan listrik di dunia, di China sekitar 2,7. China.

“Sementara tren itu mobil listrik di luar China biasa dahsyatnya. Bahkan penjualan minyak di sana di Petrochina itu tidak tumbuh, sementara marketnya tumbuh,” ucapnya

Selain itu lanjut Mas’ud, Pertamina beserta pelaku industri migas tengah memikirkan strategi menghadapi kompetitor baru tersebut. Menurutnya, para pelaku usaha sedang berpikir keras bagaimana keterjangkauan ini bisa dilayani pakai migas atau dilayani pakai solusi substitusi.

“Ini perlu pemikiran bersama,” kata Mas’ud

Jika perkembangan mobil listrik semakin pesat dan tidak bisa terbendung lagi, ia pun lantas membuka kemungkinan agar Pertamina dapat ikut bergelut di sektor industri baru tersebut.

“Kita bisa juga masuk ke mobil listrik, tergantung regulasinya. Itu jadi bagian dari yang kita pikirkan karena jika tidak, Pertamina akan mengalami kesulitan,” jelas Mas’ud. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Industri Kendaraan ListrikIndustri OtomotifPerpres Mobil ListrikPertamina
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.