• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Trump: Biden Terlalu Tua dan Lemah untuk Menghadapi Rusia dan Korea Utara

by Redaksi Asiatoday
August 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Trump: 15 September TikTok akan Gulung Tikar di Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sama sekali tidak menghitung Joe Biden, rivalnya dalam bursa calon presiden pada pemilihan presiden November mendatang.

Trump menganggap Biden tidak akan bisa melawan pemimpin-pemimpin kuat.

“Mereka memaksanya untuk mendukung hal-hal yang tidak pernah terpikirkan oleh siapapun,” kata Trump kepada Sean Hannity dari sayap progresif Partai Demokrat.

RelatedPosts

Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway

Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

“Dia tidak dalam posisi untuk melawan. Sesuatu sedang terjadi, kurasa kita akan bisa mengetahuinya,” kata Trump dilansir dari The Independent, Jumat (21/8/2020).

Pernyataannya ini dilontarkan kala Partai Demokrat tengah melakukan Konvensi Nasional Demokrat (DNC) yang sudah memasuki hari keempat.

Menurutnya, Biden tidak memiliki kapasitas mental pada usianya yang ke-77, untuk melawan pemimpin paling keras di dunia, seperti Presiden Rusia Vladimir Putin, dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

“Jika Anda tidak berada di puncak permainan, itu tidak akan menjadi gambaran bagus,” ujar Trump.

“Ini seperti ahli catur. Jika Anda bukan ahli catur yang hebat, Anda akan mendapat masalah,” imbuhnya.

Sementara itu, Hannity mengatakan Biden terlihat lemah. Pernyataannya diungkapkan tanpa bukti medis.

Trump menyambut komentar Hannity, “sudah cukup jelas apa yang terjadi.”

Selama 30 menit awal wawancara tersebut, Trump menghabiskan waktunya untuk mencoba menggambarkan Biden yang dianggap terlalu tua untuk menggantikannya. Sekitar sejam setelah pernyataan Trump, Biden menerima nominasi sebagai calon presiden tunggal dari Demokrat. (ATN)

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpJoe Biden
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.