• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Trump Paksa TikTok Agar Setuju Dijual ke Microsoft

by Redaksi Asiatoday
August 4, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Amerika Segera Hengkang dari WHO

Donald Trump. Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan tenggat waktu selama 45 hari ke depan, agar ByteDance setuju menjual aplikasi populernya, TikTok ke Microsoft Corp.

Melansir Reuters Senin (3/8/2020), keputusan ini diambil setelah Trump berencana mengharamkan TikTok di AS setelah sebelumnya menolak untuk dijual ke Microsoft.

Sebelumnya, dari diskusi antara Trump dan CEO Microsoft Satya Nadella, menghasilkan keputusan bahwa Washington akan melanjutkan negosiasi untuk memperoleh TikTok dari ByteDance, guna mencapai kesepakatan pada 15 September.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Trump berubah pikiran setelah tekanan dari beberapa penasihatnya dan banyak di partai Republik-nya, menurut keterangan salah seorang sumber Reuters.

Larangan TikTok akan mengalienasi banyak pengguna mudanya menjelang pemilihan presiden AS pada November mendatang, dan kemungkinan akan memicu gelombang tantangan hukum.

Beberapa anggota parlemen Republik terkemuka mengeluarkan pernyataan dalam dua hari terakhir mendesak Trump untuk mendukung penjualan TikTok ke Microsoft.

“Menang-menang dalam pembuatan,” ujar Senator Republik Lindsey Graham dalam cuitan di Twitter menanggapi sikap baru Trump.

Menurut sumber Reuters lagi, negosiasi antara ByteDance dan Microsoft akan diawasi oleh Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS), panel pemerintah AS yang memiliki hak untuk memblokir perjanjian apa pun.

Microsoft mengingatkan dalam pernyataannya bahwa tidak ada kepastian kesepakatan akan tercapai.

“Microsoft sepenuhnya menghargai pentingnya mengatasi masalah Presiden. Perjanjian ini berkomitmen untuk mengakuisisi TikTok dengan tunduk pada tinjauan keamanan lengkap, dan memberikan manfaat ekonomi yang tepat untuk Amerika Serikat, termasuk Departemen Keuangan Amerika Serikat,” tulis Microsoft.

Diketahui, Microsoft dapat mengundang investor Amerika lainnya untuk memperoleh saham minoritas di TikTok. Sekitar 70 persen dari modal luar ByteDance telah naik berasal dari Amerika Serikat.

Tidak jelas berapa banyak Microsoft bisa membayar untuk TikTok. Reuters melaporkan pekan lalu bahwa ekspektasi penilaian ByteDance untuk aplikasi tersebut melebihi USD50 miliar.

Masalah utama dalam negosiasi akan memisahkan teknologi TikTok dari infrastruktur dan akses ByteDance, untuk mengurangi kekhawatiran AS tentang integritas data pribadi.

ByteDance juga memiliki aplikasi video pendek China disebut Douyin, yang didasarkan pada kode yang sama yang digunakan untuk TikTok.

Satu ide yang dipertimbangkan adalah untuk memberikan Microsoft dan ByteDance periode transisi untuk mengembangkan teknologi untuk TikTok, yang akan sepenuhnya terpisah dari ByteDance. (ATN)

Tags: Donald TrumpMicrosoftTikTok
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.