• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Twitter Segera Larang Iklan yang Sangkal Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
April 23, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Twitter Hapus 150 Ribu Akun Buzzer Propaganda Komunis China

Twitter. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Twitter mengatakan tidak akan lagi mengizinkan pengiklan di situsnya yang menyangkal konsensus ilmiah tentang perubahan iklim.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan yang sudah diterapkan oleh Google.

“Iklan tidak boleh mengurangi pembahasan penting tentang krisis iklim,” demikian keterangan tertulis perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang menguraikan kebijakan barunya Jumat (22/4/2022).

RelatedPosts

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Indonesia Seeks Global Investment to Transform National Park Conservation

Tidak ada indikasi bahwa perubahan tersebut akan mempengaruhi apa yang diposting pengguna di situs media sosial, yang bersama dengan Facebook telah menjadi sasaran kelompok yang berusaha mempromosikan klaim menyesatkan tentang perubahan iklim.

Pengumuman yang bertepatan dengan Hari Bumi datang beberapa jam sebelum Uni Eropa menyetujui kesepakatan yang mengharuskan perusahaan teknologi besar itu untuk memeriksa situsnya lebih dekat terkair ujaran kebencian, disinformasi, dan konten berbahaya lainnya.

Twitter mengatakan, akan memberikan lebih banyak informasi dalam beberapa bulan mendatang tentang bagaimana rencananya untuk menyediakan “konteks yang andal dan otoritatif untuk pembahasan iklim” yang melibatkan penggunanya, termasuk dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim.

Twitter telah memiliki topik khusus iklim di situsnya dan menawarkan tempat khusus di situsnya selama konferensi iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun lalu untuk melawan informasi yang salah seputar masalah tersebut. (ATN)

Tags: Climate ChangePerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan
  • ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis
  • Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe
  • Indonesia Foils Smuggling of 1,300 Protected Napoleon Wrasse Bound for Hong Kong
  • Indonesia-Kuwait Deepen Energy Alliance as Global Uncertainty Reshapes Economic Partnerships
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.