• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Twitter Segera Larang Iklan yang Sangkal Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
April 23, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Twitter Hapus 150 Ribu Akun Buzzer Propaganda Komunis China

Twitter. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Twitter mengatakan tidak akan lagi mengizinkan pengiklan di situsnya yang menyangkal konsensus ilmiah tentang perubahan iklim.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan yang sudah diterapkan oleh Google.

“Iklan tidak boleh mengurangi pembahasan penting tentang krisis iklim,” demikian keterangan tertulis perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang menguraikan kebijakan barunya Jumat (22/4/2022).

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Tidak ada indikasi bahwa perubahan tersebut akan mempengaruhi apa yang diposting pengguna di situs media sosial, yang bersama dengan Facebook telah menjadi sasaran kelompok yang berusaha mempromosikan klaim menyesatkan tentang perubahan iklim.

Pengumuman yang bertepatan dengan Hari Bumi datang beberapa jam sebelum Uni Eropa menyetujui kesepakatan yang mengharuskan perusahaan teknologi besar itu untuk memeriksa situsnya lebih dekat terkair ujaran kebencian, disinformasi, dan konten berbahaya lainnya.

Twitter mengatakan, akan memberikan lebih banyak informasi dalam beberapa bulan mendatang tentang bagaimana rencananya untuk menyediakan “konteks yang andal dan otoritatif untuk pembahasan iklim” yang melibatkan penggunanya, termasuk dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim.

Twitter telah memiliki topik khusus iklim di situsnya dan menawarkan tempat khusus di situsnya selama konferensi iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun lalu untuk melawan informasi yang salah seputar masalah tersebut. (ATN)

Tags: Climate ChangePerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.