• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Diplomat Corner

UEA dan Qatar Pulihkan Hubungan Diplomatik

by Redaksi Asiatoday
June 20, 2023
in Diplomat Corner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
UEA dan Qatar Pulihkan Hubungan Diplomatik

Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar telah sepakat memulihkan hubungan diplomatik.

Kedua negara telah mengumumkan pembukaan kembali kedutaan mereka setelah putus hubungan selama enam tahun.

Kedua negara mengeluarkan pernyataan pada Senin (19/6) mengatakan kedutaan Qatar di Abu Dhabi dan konsulat Qatar di Dubai serta kedutaan Emirat di Doha telah kembali beroperasi.

RelatedPosts

Indonesia Targets Eastern Europe Through Bulgaria

Ramadan in Kuwait Under the Shadow of the Iran-Israel War

Indonesian Embassy in Riyadh Issues 7 Urgent Directives for Citizens in Saudi Arabia

Menteri Luar Negeri kedua negara berbicara melalui telepon untuk memberi selamat satu sama lain atas pembukaan kembali misi diplomatik.

“UEA dan Negara Qatar mengumumkan pemulihan perwakilan diplomatik antara kedua negara,” kata sebuah pernyataan di kantor berita resmi UEA, WAM.

UEA bergabung dengan Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir dalam memberlakukan boikot dan blokade Qatar pada 2017 atas apa yang mereka sebut dukungan Doha untuk kelompok “teroris” dan menjadi terlalu dekat dengan Iran. Qatar dengan keras membantah semua tuduhan itu.

Qatar melewati krisis diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya berkat kekayaan gasnya dan hubungan dekat dengan Turki dan Iran.

Boikot tersebut secara resmi dicabut pada Januari 2021. Akhir tahun lalu, Qatar menyambut para pemimpin tamu dari Arab Saudi, Mesir, dan UEA saat menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA.

Turki, yang mendukung Qatar selama krisis, sejak itu telah memperbaiki hubungan dengan negara-negara Teluk saingannya, termasuk UEA dan Arab Saudi.

Pembukaan kembali misi diplomatik terjadi pada saat persaingan Teluk mereda setelah Arab Saudi dan Iran mengumumkan pada bulan Maret akhir dari pemutusan hubungan selama tujuh tahun.

Putaran rekonsiliasi telah menyusul, termasuk Qatar dan Bahrain melanjutkan hubungan pada bulan April.

Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan mengunjungi Iran pada hari Sabtu, bertemu dengan Presiden Ebrahim Raisi dalam langkah besar lainnya dalam pemulihan hubungan mereka. Iran membuka kembali kedutaannya di Riyadh bulan ini.

Detente antara Riyadh dan Teheran tampak penting karena mereka telah lama bersaing untuk mendapatkan pengaruh di seluruh wilayah, mendukung pihak yang berseberangan dalam konflik, termasuk Yaman.

Bulan lalu, Liga Arab mengembalikan Suriah setelah 12 tahun. (Al Jazeera)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: QatarUni Emirat Arab
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.