• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

UEA Galang Dukungan Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT Perubahan Iklim di 2023

by Redaksi Asiatoday
May 22, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pariwisata Dubai Tarik 8,36 Juta Wisatawan Dunia

Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Uni Emirat Arab (UEA) menggalang dukungan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim (COP-28 UNFCCC) yang dijadwalkan pada tahun 2023 mendatang.

Permintaan dukungan itu disampaikan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, saat bertemu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, di Jakarta baru-baru ini.

Menteri Siti menyampaikan selama ini Indonesia dan UEA memiliki hubungan yang sangat terjaga di berbagai sektor, termasuk di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, khususnya perubahan iklim, yang juga terjalin baik. Salah satu kerja sama terbaru yang dibangun yaitu program pengembangan mangrove.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Seperti yang kita semua ketahui, beberapa waktu lalu kedua pemerintah kita sedang mengerjakan inisiatif baru kerjasama rehabilitasi mangrove di bawah koordinasi Menteri Koordinator Maritim dan Investasi. Saya ingin menyampaikan apresiasi atas dukungan kerjasama untuk merehabilitasi hutan mangrove untuk berkontribusi pada pengurangan emisi. Kementerian kami akan terlibat dalam Pengembangan Mangrove dan Pemanfaatan Berkelanjutan melalui Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi,” tutur Menteri Siti, dikutip Sabtu (22/5/2021).

Menanggapi maksud UEA untuk menjadi tuan rumah COP-28 UNFCCC, Menteri Siti menyampaikan secara prinsip Indonesia mendukung proposal yang dibuat oleh UEA ke UNFCCC.

Keterlibatan UEA dalam aksi iklim global dapat dilihat dalam inisiatif UEA membentuk Pusat Kolaborasi Regional Dubai, untuk memajukan tujuan Perjanjian Perubahan Iklim Paris di Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Selatan. Selain itu, ketersediaan infrastruktur untuk mengadakan pertemuan internasional besar seperti COP UNFCCC, menjadikan UEA diyakini mampu menjadi tuan rumah COP-28 UNFCCC yang dijadwalkan pada tahun 2023.

“Kita akan berikan masukan juga kepada Kementerian Luar Negeri RI terkait hal ini. Kami akan dengan senang hati memberikan masukan apa pun kepada UEA, karena kami memiliki pengalaman menyelenggarakan COP-13 UNFCCC di Bali pada tahun 2007,” kata Menteri Siti.

Sementara itu, Dubes Al Dhaheri menyambut baik pertemuan ini. Dalam pencalonan tuan rumah COP-28 UNFCCC, UEA berharap dukungan dari Indonesia.

“Saya menyampaikan terima kasih Indonesia dapat mendukung UEA dalam pencalonan ini. Terima kasih juga atas respons cepat Menteri Siti Nurbaya sehingga kita bisa bertemu. Kita juga melakukan koordinasi dengan negara lain terkait hal ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dubes Al Dhaheri mengatakan UEA tidak hanya fokus pada sektor minyak untuk pendapatan negara, tapi juga ke sektor pariwisata, budaya, perdagangan, komersial, pusat keuangan, maupun teknologi. Selain itu, dalam aspek lingkungan, UEA pun turut berperan dalam mengendalikan dampak perubahan iklim, salah satunya melalui konervasi mangrove.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti juga menyampaikan rencana keikutsertaan KLHK pada Expo 2021 Dubai. KLHK, di bawah koordinasi Ditjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari akan berpartisipasi dalam Special Week dengan membawa tema “Pengelolaan Hutan dan Lingkungan Berkelanjutan Menuju Indonesia Maju” dan terlibat dalam Forum Bisnis “Potensi Bisnis dan Investasi di Lingkungan dan Kehutanan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan Expo 2021 Dubai oleh pemerintah UEA. Saya berharap persiapan yang lancar untuk acara tersebut. Pemerintah kami telah menyelenggarakan beberapa pertemuan yang mengundang kementerian dan pemangku kepentingan, untuk mengambil bagian dalam Expo 2021 Dubai,” ucap Menteri Siti. (ATN)

Tags: Climate ChangeKerjasama Indonesia-Uni Emirates ArabKTT Iklim GlobalPerubahan IklimUNFCCC
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.