• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ukraina Kuras Persediaan Amunisi NATO

by Redaksi Asiatoday
February 14, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ukraina Kuras Persediaan Amunisi NATO

Sejumlah tank Leopard 2 terlihat dalam demonstrasi latihan di Munster, Jerman. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, BRUSSEL – Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) perlu “meningkatkan produksi” amunisinya karena tingkat penggunaan Ukraina telah menipiskan kapasitas saat ini dan menguras persediaan yang ada, kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Senin (13/2/2023).

Konflik di Ukraina “menghabiskan sangat banyak amunisi dan menipiskan persediaan sekutu,” katanya kepada wartawan menjelang pertemuan menteri pertahanan negara-negara anggota NATO.

“Tingkat pengeluaran amunisi Ukraina saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan tingkat produksi kami saat ini. Ini membuat industri pertahanan kami berada di bawah tekanan,” katanya.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Stoltenberg mengatakan waktu tunggu amunisi kaliber besar saat ini telah meningkat dari 12 bulan menjadi 28 bulan.

“Pesanan yang masuk hari ini baru akan tersedia dua setengah tahun kemudian. Jadi, kami perlu menggenjot produksi dan berinvestasi pada kapasitas produksi kami,” ujarnya.

Pada Selasa (14/2), para menteri pertahanan itu akan membahas permintaan Ukraina untuk mendapat lebih banyak pasokan senjata.

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov akan bergabung dengan mereka pada pertemuan Kelompok Kontak yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina dan untuk sesi menteri NATO.

Stoltenberg mengatakan bahwa aliansi tersebut telah memutuskan untuk membentuk sel koordinasi baru di Markas Besar NATO guna mendukung upayanya mencegah dan melawan ancaman terhadap infrastruktur penting, termasuk kabel dan jalur pipa bawah laut.

Angkatan Laut AS (US Navy) belakangan dituding dalam beberapa laporan pers atas keterlibatannya dalam serangan pada September tahun lalu yang menyasar jalur pipa gas Nord Stream di zona ekonomi eksklusif Swedia dan Denmark di bawah Laut Baltik, yang dibangun untuk mengalirkan gas alam dari Rusia ke Jerman.

Wartawan investigasi AS Seymour Hersh dalam beberapa hari terakhir menuding para penyelam Angkatan Laut AS meledakkan bahan peledak di bawah jalur pipa tersebut selama latihan maritim Operasi Baltik 2022 NATO.  (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: NATONorth Atlantic Treaty Organization
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.