• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, June 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Umat Islam di Indonesia Gagas Gerakan Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Masjid

by Redaksi Asiatoday
July 29, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dampak Perubahan Iklim Setara dengan Pandemi Covid-19

Dampak Perubahan Iklim mengancam kehidupan di planet bumi. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Umat Islam di Indonesia menggagas sebuah gerakan untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis masjid.

Gerakan ini digaungkan melalui Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari yang digelar pada 28-29 Juli 2022 di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Republik Indonesia Dwikorita Karnawati sangat mengapresiasi acara Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari ini.

RelatedPosts

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Indonesia Seeks Global Investment to Transform National Park Conservation

Terdapat sejumlah kolaborator dalam acara ini yang terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Republika, Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Istiqlal Global Fund (IGF).

“Acara ini sangat bagus untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Yang terpenting adalah gerakan bersama yang sifatnya masif,” kata Dwikorita pada Jumat (29/7/2022) di Masjid Istiqlal.

Dwikorita menegaskan, BMKG sangat mendukung acara seperti ini. Gerakan bersama melalui masjid merupakan langkah yang strategis karena masjid merupakan pusat kemajuan peradaban.

Untuk ke depannya, dia mengatakan BMKG akan terus bekerja sama dengan elemen-elemen penting dalam mitigasi perubahan iklim. Terlebih melalui pusat keagamaan seperti masjid atau gereja karena dinilai lebih mudah dicerna ke publik.

“Kami akan terus bekerja sama baik dengan elemen-elemen penting dalam membangun hati dan jiwa umat. Langkah seperti ini sangat strategis dan efektif dibandingkan seminar atau kami menyampaikan dalam paparan,” imbuhnya.

Menurut Dwikorita, masalah krisis iklim sudah menjadi masalah darurat dan semua elemen sudah saatnya mengambil peran.

Berbagai bencana iklim belakangan ini sering terjadi seperti badai tropis dan cuaca ekstrem.

“Laju kenaikan suhu itu nyata, perubahan iklim bukan omong kosong,” tegasnya.

Dampak dari perubahan iklim sangat besar dan salah satunya mengakibatkan semakin menghangatnya permukaan air laut.

“Suhu muka air laut di perairan Indonesia dari monetiring satelit sudah mencapai 29 dedajat celsius, lebih dari rata-rata 26-25 derjata celsius di beberapa titik lokasi yang cukup signifikan untuk membangkitkan badai tropis,” tandasnya.

Adapun Kongres Umat Islam menghasilkan 7 poin resolusi dan ajakan kepada seluruh kalangan umat Islam di Indonesia untuk mencapai Indonesia Lestari. Ketujuh poin tersebut adalah sebagai berikut:

1. Perubahan iklim global telah lama berlangsung. Krisis yang ditimbulkannya pun nyata terjadi. Tetapi hal itu masih belum dipahami dan disikapi dengan optimal oleh umat Islam. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang strategis dan sejalan dengan pemahaman dan kepentingan umat melalui berbagai kajian keislaman.

2. Pemuka agama Islam dan tokoh Muslim harus mengambil peran terdepan dalam upaya pendalaman substansi kajian keislaman, komunikasi dan edukasi kepada umat. Tujuannya adalah untuk menegaskan irisan antara krisis iklim dengan iman dan keagamaan secara konsisten.

3. Perubahan iklim telah berdampak terhadap seluruh sektor kehidupan masyarakat, sehingga memerlukan solusi berdasarkan nilai-nilai Islam, berakar pada kearifan lokal dan dilakukan secara sistematis, sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal.

4. Diperlukan kolaborasi yang kuat antar umat Islam untuk melakukan inisiatif serta mendukung kebijakan nyata yang bertujuan mengatasi perubahan iklim, melalui kemitraan bersama pemerintah dan sektor lain.

5. Kelompok rentan seperti anak muda dan perempuan harus didorong untuk memainkan peran kepemimpinan dalam mengelola dan mengorganisasikan solusi perubahan iklim.

6. Dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, harus dilakukan pendayagunaan pembiayaan syariah dan dana sosial keagamaan lainnya (misalnya infaq, shodaqoh, dan wakaf).

7. Institusi keagamaan Islam, mulai dari masjid hingga lembaga pendidikan Islam (termasuk pondok pesantren), harus mengembangkan wawasan dan perilaku ramah lingkungan dan menyediakan ruang-ruang strategis untuk mengembangkan kajian, inisiatif, implementasi, dan inovasi bagi umat Islam agar terlibat aktif dalam aksi perubahan iklim. (ATN)

Tags: Climate ActionIstiqlal Global FundKongres Umat IslamPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government
  • Indonesian Businessman Sues Bank Mandiri for IDR6.5 Billion Over Withheld Land Certificates
  • IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods
  • Asia Shakes Up the 2026 World Cup: Japan Holds Netherlands as Asian Teams Remain Unbeaten
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.