• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Uni Emirat Arab Geser Akhir Pekan Pada Sabtu dan Minggu

by Redaksi Asiatoday
December 8, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Emirates Siapkan Program Khusus di Dubai Selama Expo 2020

Kota Dubai. Dok Emirates

ASIATODAY.ID, DUBAI – Uni Emirat Arab (UEA) melakukan perubahan akhir pekan pada Sabtu dan Minggu dari sebelumnya Jumat dan Sabtu. Perubahan ini akan diresmikan awal tahun depan.

Langkah ini sebagai upaya untuk menyelaraskan ekonomi negeri itu dengan pasar global. Rencananya, surat edaran pemerintah UEA baru akan diterbitkan mulai 1 Januari, dimana akhir pekan akan dimulai pada Jumat sore, termasuk untuk sekolah.

Sebagaimana dilaporkan The Straits Times, Rabu (8/12/2021), UEA telah mengambil sejumlah langkah untuk membuat ekonominya lebih menarik bagi investasi selama setahun terakhir. Selain itu, bakat asing pada saat persaingan ekonomi yang meningkat dengan negara tetangga Arab Saudi.

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

Minggu kerja untuk entitas pemerintah disebut akan dimulai pada Senin dan berakhir pada Jumat pukul 12.00 siang sebelum ibadah shalat. Menurut pemerintah, akan disatukan pada Jumat di seluruh UEA. Mereka menambahkan, kebijakan ini akan meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja bagi karyawan.

Pemerintah mengatakan, langkah tersebut akan “memastikan transaksi keuangan, perdagangan dan ekonomi yang lancar dengan negara-negara yang mengikuti akhir pekan Sabtu hingga Minggu, memfasilitasi hubungan bisnis internasional yang lebih kuat, dan peluang bagi ribuan perusahaan multinasional dan berbasis di UEA”.

Chief Strategy Officer di Al Dhabi Capital, Mohammed Ali Yasin mengatakan, sektor keuangan akan mendapat manfaat dengan melakukan penyelesaian pembayaran secara simultan melalui pasar maju. Industri pariwisata juga akan diuntungkan.

“Ini bisa menjadi eksperimen yang bagus untuk negara-negara lain di kawasan,” kata Yasin.

Jumat adalah hari libur mingguan di banyak negara mayoritas Muslim. Surat edaran pemerintah itu mencatat, beberapa negara seperti Indonesia dan Maroko memiliki akhir pekan pada Sabtu hingga Minggu.

Ekonom di Abu Dhabi Commercial Bank, Monica Malik mengatakan, ia mengharapkan banyak perusahaan sektor swasta di UEA untuk mengikuti akhir pekan Sabtu hingga Minggu, menggambarkan langkah itu sebagai “perkembangan yang sangat berarti”, di samping reformasi baru-baru ini.

UEA diketahui telah meliberalisasi Undang-Undang (UU) mengenai hidup bersama sebelum menikah, alkohol, dan UU status pribadi selain pengenalan visa jangka panjang untuk memikat bisnis serta bakat. (ATN)

Tags: DubaiUni Emirat Arab
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.