• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Uni Eropa Targetkan Perundingan I-EU CEPA dengan Indonesia Tuntas Tahun Ini

by Redaksi Asiatoday
January 13, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Respon Uni Eropa Atas Penerapan Bea Masuk Produk Susu

Uni Eropa (UE) dan Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Uni Eropa (UE) memprioritaskan perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) untuk dirampungkan tahun ini.

Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Indonesia Vincent Piket menyambut baik perkembangan yang telah dicapai kedua belah pihak sejauh ini, meski perundingan putaran ke-10 tertunda akibat pandemi Covid-19.

“Kami akan melanjutkan perkembangan ini dan menjadi prioritas utama kami dan indonesia untuk dirampungkan tahun ini,” jelasnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (13/1/2021).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Selain perundingan ke-10 yang dijadwalkan pada Maret 2021, Uni Eropa kini juga tengah bekerja dengan pemangku kepentingan bisnis dan investasi di Indonesia, antara lain untuk penyesuaian standar pasar dan produk untuk liberalisasi kedua belah pihak.

Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan perundingan dapat ditutup pada akhir tahun ini. Pada 15-26 Juni 2020, keduanya mengadakan perundingan intersesi yang diselenggarakan secara virtual.

Menurut Vincent, berdasarkan studi internal UE, perjanjian ini dapat menambah angka pertumbuhan ekonomi Indonesia senilai 0,5 hingga 5 miliar euro per tahun.

Sementara itu, mengenai perdagangan, volumenya menurun 11 persen pada 10 bulan pertama 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia, nilainya juga tumbuh 27 persen secara tahunan dan volumenya naik 10 persen. Sedangkan ekspor kayu dari Indonesia ke UE sepanjang Januari-Oktober 2020 tercatat senilai 1 miliar euro.

“Jelas ini adalah bukti bahwa ada pintu yang tetap terbuka untuk ekspor sumber daya alam Indonesia,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia-Uni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.