• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Usir Wabah Covid-19, Papua Barat Gelar Ritual Adat

by Redaksi Asiatoday
March 27, 2020
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Usir Wabah Covid-19, Papua Barat Gelar Ritual Adat

Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Ist

ASIATODAY.ID, KUMURKEK – Berbagai cara dilakukan oleh masyarakat di Indonesia untuk mencegah wabah coronavirus (Covid-19).

Di Papua Barat, masyarakat setempat menggelar ritual adat Tah Was yang diyakini bisa mengusir segala jenis penyakit, termasuk wabah coronavirus.

Ritual digelar di Kampung Yumame, Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

RelatedPosts

Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs

US Returns Ancient Indonesian Buddhist Statues After Decades, Marking Historic Cultural Repatriation

Indonesia and India Join Forces to Preserve UNESCO World Heritage Prambanan Temple

Pelaksanaan ritual adat itu merupakan bagian dari acara deklarasi pemerintah daerah dalam melawan COVID-19 di Kantor Kampung Yumame, Kamis (26/3), yang dipimpin langsung oleh Bupati Maybrat Bernard Sagrim serta dihadiri oleh Tim Satgas Penanganan COVID-19, pegawai pemerintah, dan warga.

Ritual adat Tah Was dilakukan oleh Markus Bortall, tetua adat setempat. Markus mengatakan ritual Tah Was biasa dilakukan oleh orang tua Maybrat pada masa dulu guna mengobati berbagai penyakit. Menurut dia, ritual adat tersebut dilakukan didasari pada keyakinan bahwa alam bisa mengusir segala penyakit.

Setelah ritual adat selesai dilaksanakan, Bupati Bernard Sagrim bersama Ketua DPRD Maybrat Fernando Solossa serta pejabat lainnya menyampaikan penyuluhan mengenai upaya pencegahan penularan COVID-19 kepada warga, utamanya yang tinggal di daerah perbatasan seperti Kampung Konja, Aiwasi, Yumame, Welek, dan Athabu.

Sagrim mengatakan bahwa pemerintah berupaya mencegah penyebaran virus corona dengan membatasi akses keluar masuk wilayah Kabupaten Maybrat selama 14 hari ke depan.

Dia juga mengimbau seluruh pegawai negeri dan warga Kabupaten Maybrat untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke luar daerah serta menghadiri kegiatan yang melibatkan banyak orang guna menghindari penularan virus corona.

Virus corona adalah keluarga besar virus yang bisa menyebabkan penyakit pada binatang dan manusia. Pada manusia, virus itu menyebabkan infeksi saluran pernafasan, termasuk virus corona tipe baru yang menimbulkan pandemi COVID-19 global. (Ant)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCoronavirusCOVID-19Papua Barat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.