• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Vaksin Covid-19 Harus Tersedia Secara Global untuk Semua Orang

by Redaksi Asiatoday
June 28, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Vaksin Covid-19 Harus Tersedia Secara Global untuk Semua Orang

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Ist

ASIATODAY.ID, LONDON – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menegaskan bahwa vaksin covid-19 harus tersedia untuk semua orang jika berhasil dikembangkan suatu saat nanti.

Menurutnya, ketersediaan vaksin secara global tersebut merupakan tanggung jawab para pemimpin dunia.

PM Johnson mengungkapkan hal itu dalam acara penggalangan dana “Global Goal Summit Unite” virtual yang diselenggarakan oleh Global Citizen dan Komisi Eropa pada Sabtu (27/6/2020).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

“Penting bagi kita meneruskan upaya menemukan vaksin, mengembangkan pengobatan yang lebih baik dan mendorong mekanisme pengujian yang cepat dan akurat. Kita harus berpacu dengan waktu,” ujar PM Johnson, dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

“Jika sebuah vaksin yang efektif berhasil ditemukan, di mana pun dan oleh siapapun, para pemimpin dunia memiliki kewajiban moral untuk memastikan bahwa vaksin tersebut dapat tersedia untuk semua orang,” sambungnya.

PM Johnson turut menyinggung mengenai tim peneliti University of Oxford yang menemukan hasil positif dalam pengobatan covid-19 menggunakan dexamethasone. Saat ini, Oxford bersama Imperial College London sedang menguji beberapa kandidat vaksin lainnya.

Mengenai pendanaan dalam perang melawan covid-19, PM Johnson menyinggung mengenai penggalangan dana dalam acara KTT GAVI (Global Vaccine Summit) awal bulan ini dan yang dilakukan Uni Eropa pada Mei lalu.

“Target telah tercapai – tapi pertempuran ini masih belum usai. Virus masih menyebar di seluruh penjuru dunia. Tidak ada yang bisa memastikan apa yang akan terjadi di masa depan,” sebut PM Johnson.

“Pandemi ini mengancam kita semua. Mengatasinya adalah prioritas kita saat ini. saat kita berhasil memberantasnya, maka itu menjadi kemenangan bukan hanya untuk satu negara, tapi untuk seluruh umat manusia,” tandasnya. (ATN)

Tags: Global Goal Summit UniteOxford UniversityVaksin CoronaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.