• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WADA Larang Indonesia Gelar Event Dunia, MotoGP Mandalika Terancam Batal?

by Redaksi Asiatoday
October 10, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
WADA Larang Indonesia Gelar Event Dunia, MotoGP Mandalika Terancam Batal?

Sirkuit Mandalika, Indonesia. Dok ITDC

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Gelaran event MotoGP Mandalika dikhawatirkan terancam setelah World Anti Doping atau Badan Antidoping Dunia (WADA) mengumumkan larangan bagi Indonesia menggelar event berskala global.

Namun Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali menegaskan bahwa MotoGP Indonesia 2022 akan tetap berjalan.

Seperti yang diketahui, Indonesia terkena sanksi dari WADA karena tak mematuhi aturan terkait doping. Salah satu hukumannnya, Indonesia dilarang menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental atau dunia jika tidak segera membenahi aturan tersebut sesuai yang dijadwalkan.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Menurut Amali, pihaknya telah bertindak cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Mereka khawatir bahwa MotoGP Indonesia 2022 batal digelar.

Namun, dia yakin tetap bisa berjalan sesuai rencana lantaran Indonesia belum sampai di-banned.

“Saya yakin semua itu masih bisa dilakukan. Indonesia belum di banned jadi masih bisa melakukan kegiatan olahraga,” kata Amali dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).

“Jangan dibayangkan Indonesia tidak boleh menyelenggarakan kompetisi internasional atau mengirim atlet ke luar negeri,” sambungnya.

Amali mengakui bahwa sanksi dari WADA tersebut sebagai konsekuensi atas kelalaian pihaknya. Namun, Indonesia diklaim tetap diberikan waktu untuk klarifikasi.

“Teguran ini merupakan konsekuensi dari ketidakpatuhan dan sekarang kami diberikan kesempatan untuk klarifikasi. Walaupun terlambat, tetapi kami usahakan dan WADA juga memberi waktu untuk memberikan surat klarifikasi,” paparnya.

“Kami memiliki waktu 21 hari untuk mengklarifikasi surat yang kami dapatkan. Kami gerak cepat. Hari ini, kami langsung koordinasi dengan lembaga antidoping Indonesia, di mana posisi kami sampai dikatakan tidak patuh,” tandasnya. (ATN)

 

Tags: MotoGPMotoGP AsiaMotoGP MandalikaWorld Anti Doping Agency
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.