• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WADA Larang Indonesia Gelar Event Dunia, MotoGP Mandalika Terancam Batal?

by Redaksi Asiatoday
October 10, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
WADA Larang Indonesia Gelar Event Dunia, MotoGP Mandalika Terancam Batal?

Sirkuit Mandalika, Indonesia. Dok ITDC

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Gelaran event MotoGP Mandalika dikhawatirkan terancam setelah World Anti Doping atau Badan Antidoping Dunia (WADA) mengumumkan larangan bagi Indonesia menggelar event berskala global.

Namun Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali menegaskan bahwa MotoGP Indonesia 2022 akan tetap berjalan.

Seperti yang diketahui, Indonesia terkena sanksi dari WADA karena tak mematuhi aturan terkait doping. Salah satu hukumannnya, Indonesia dilarang menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental atau dunia jika tidak segera membenahi aturan tersebut sesuai yang dijadwalkan.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Menurut Amali, pihaknya telah bertindak cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Mereka khawatir bahwa MotoGP Indonesia 2022 batal digelar.

Namun, dia yakin tetap bisa berjalan sesuai rencana lantaran Indonesia belum sampai di-banned.

“Saya yakin semua itu masih bisa dilakukan. Indonesia belum di banned jadi masih bisa melakukan kegiatan olahraga,” kata Amali dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).

“Jangan dibayangkan Indonesia tidak boleh menyelenggarakan kompetisi internasional atau mengirim atlet ke luar negeri,” sambungnya.

Amali mengakui bahwa sanksi dari WADA tersebut sebagai konsekuensi atas kelalaian pihaknya. Namun, Indonesia diklaim tetap diberikan waktu untuk klarifikasi.

“Teguran ini merupakan konsekuensi dari ketidakpatuhan dan sekarang kami diberikan kesempatan untuk klarifikasi. Walaupun terlambat, tetapi kami usahakan dan WADA juga memberi waktu untuk memberikan surat klarifikasi,” paparnya.

“Kami memiliki waktu 21 hari untuk mengklarifikasi surat yang kami dapatkan. Kami gerak cepat. Hari ini, kami langsung koordinasi dengan lembaga antidoping Indonesia, di mana posisi kami sampai dikatakan tidak patuh,” tandasnya. (ATN)

 

Tags: MotoGPMotoGP AsiaMotoGP MandalikaWorld Anti Doping Agency
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.