• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO Dukung Arab Saudi Batasi Jumlah Jemaah Haji Tahun ini

by Redaksi Asiatoday
June 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Arab Saudi Perpanjang Masa Penangguhan Ibadah Umrah

Kompleks Ka'bah, di Mekkah Almuqaromah, Arab Saudi. Foto : harameyntr

ASIATODAY.ID, JENEWA – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mendukung keputusan pemerintah Kerajaan Arab Saudi membatasi jumlah jemaah yang akan melaksanaan ibadah haji tahun ini.

Tedros menyadari ketika beberapa negara mulai membuka kembali masyarakat dan ekonomi mereka, pertanyaan tentang bagaimana mengatur pertemuan dengan sejumlah besar orang dengan aman telah menjadi semakin penting.

“Ini khususnya berlaku pada salah satu pertemuan massa terbesar di dunia, ibadah haji tahunan,” kata Dirjen Tedros, dalam pernyataan resmi WHO, yang dikutip, Kamis (25/6/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Awal pekan ini, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa ibadah haji tahun ini akan dilanjutkan dengan sejumlah jemaah dari berbagai negara yang tinggal di dalam Kerajaan tersebut,” ujarnya.

Menurut Tedros, keputusan ini dibuat berdasarkan penilaian risiko dan analisis skenario yang berbeda. Keputusan diambil sesuai dengan pedoman WHO, untuk melindungi keselamatan jemaah dan meminimalkan risiko penularan.

“WHO mendukung keputusan ini. Kami memahami bahwa itu bukan keputusan yang mudah untuk dibuat. Kami juga mengerti itu adalah kekecewaan besar bagi banyak Muslim yang menantikan untuk melakukan jemaah mereka tahun ini,” tegas Tedros.

“Ini adalah contoh lain dari pilihan sulit yang harus dilakukan semua negara untuk mengutamakan kesehatan,” tuturnya.

Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi Mohammad Benten sebelumnya mengatakan, akan mengizinkan sekitar 1.000 jemaah untuk melaksanakan ibadah haji terbatas tahun ini.

Jumlah jemaah dikurangi karena pandemi virus corona yang merebak saat ini. Sebelumnya Pemerintah Arab Saudi sudah mengumumkan bahwa warga negara asing yang sudah berada di Negeri itu akan diperbolehkan untuk melakukan ibadah haji.

Keputusan membatasi haji dilakukan saat Saudi berupaya mengendalikan penyebaran covid-19, yang saat ini sudah melonjak mencapai 167.267 kasus dengan lebih dari 1.387 kematian. (ATN)

Tags: Arab SaudiHajiMekkahWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.