• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO: Negara-negara di Dunia harus Cegah Acara Besar

by Redaksi Asiatoday
September 1, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pusat Pandemi Corona Kini Bergeser ke Eropa  

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus didampingi Kepala Teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Covid-19, Maria Van Kerkhove. Ist

ASIATODAY.ID, JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan agar negara dengan penyebaran aktif Covid-19 yang signifikan harus mencegah acara-acara besar.

Membuka diri tanpa mengendalikan virus, itu akan menjadi “resep bencana”.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengakui bahwa banyak masyarakat yang merasa lelah dengan pembatasan sosial. Mereka ingin kembali ke kehidupan normal setelah delapan bulan pandemi.

RelatedPosts

World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan

ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis

Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe

“WHO mendukung penuh upaya untuk membuka kembali perekonomian dan kehidupan sosial. Kami juga ingin melihat anak-anak kembali ke sekolah dan masyarakat kembali ke tempat kerja, namun itu harus dilakukan secara aman,” kata Tedros dalam konferensi pers, Senin (31/8/2020).

Menurut Tedros, tak ada negara yang dapat berpura-pura bahwa pandemi berakhir. Kenyataannya adalah virus menyebar dengan mudah.

“Membuka diri tanpa pengendalian menjadi sebuah resep bencana,” ungkapnya.

“Wabah eksplosif” telah dikaitkan dengan pertemuan orang-orang di stadion, kelab malam, tempat ibadah, dan kerumunan lainnya. Ia mengingatkan bahwa virus pernapasan dengan mudahnya mampu menyebar di kalangan sekelompok orang.

“Keputusan tentang bagaimana dan kapan mengizinkan pertemuan masyarakat harus dilakukan dengan prosedur berbasis risiko, dalam konteks lokal,” imbuhnya. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19WHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan
  • ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis
  • Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe
  • Indonesia Foils Smuggling of 1,300 Protected Napoleon Wrasse Bound for Hong Kong
  • Indonesia-Kuwait Deepen Energy Alliance as Global Uncertainty Reshapes Economic Partnerships
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.