• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO Umumkan Pandemi COVID-19 Sudah Usai

by Redaksi Asiatoday
May 6, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
WHO Serukan Seluruh Negara Perbanyak Tes Corona

WHO Director General Tedros Ghebreyesus. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengumumkan bahwa pandemic COVID-19 telah usai.

Penyebaran COVID-19 bukan lagi darurat kesehatan masyarakat global. Hal ini dideklarasikan langsung oleh WHO pada, Jumat (5/5/2023).

“Selama lebih dari satu tahun, pandemi berada dalam tren menurun dengan peningkatan kekebalan populasi dari vaksinasi dan infeksi, penurunan angka kematian, dan tekanan pada sistem kesehatan berkurang,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers di Jenewa, Swiss.

RelatedPosts

Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway

Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

“Tren ini telah memungkinkan sebagian besar negara untuk hidup kembali normal seperti sebelum Covid-19,” kata Tedros.

“Oleh karena itu, dengan harapan besar, saya menyatakan COVID-19 berakhir sebagai darurat kesehatan global,” tegasnya.

Menurut data resmi organisasi PBB, hampir 7 juta orang telah meninggal akibat COVID-19 di seluruh dunia sejak WHO pertama kali mengumumkan keadaan darurat pada 30 Januari 2020.

Tedros mengatakan jumlah kematian sebenarnya setidaknya 20 juta.

Keputusan WHO tersebut datang ketika Amerika Serikat (AS) akan mengakhiri darurat kesehatan masyarakat nasionalnya pada 11 Mei 2023.

Meski demikian kata Tedros, masih ada risiko munculnya varian baru dan menyebabkan lonjakan kasus lainnya. Dia memperingatkan pemerintah nasional agar tidak membongkar sistem yang telah mereka bangun untuk melawan virus.

“Virus ini akan tetap ada. Masih bisa membunuh dan masih bisa berubah,” kata Tedros lagi.

Menurut Tedros, sudah tiba waktunya bagi negara-negara untuk beralih dari tanggap darurat ke penanganan COVID-19 seperti penyakit menular lainnya.

COVID-19 pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember 2019, ketika beberapa pasien mulai mengalami gejala pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya. Lebih dari tiga tahun kemudian, asal muasal virus masih menjadi misteri. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: COVID-19WHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.