• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO : Virus Corona di China Bernama COVID-19, Vaksinnya akan Tersedia 18 Bulan Kedepan 

by Redaksi Asiatoday
February 12, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
WHO : Virus Corona di China Bernama   COVID-19, Vaksinnya akan Tersedia 18 Bulan Kedepan 

World Health Organization (WHO). ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Organisasi  Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengumumkan nama resmi dari virus Corona untuk menggantikan sebutan 2019-novel Corona Virus atau 2019-nCoV.

“Kami sekarang memiliki nama untuk penyakit tersebut, yaitu COVID-19,” kata Sekretaris Jenderal ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi persnya di Jenewa, Swiss pada Selasa (11/2/2020) waktu setempat, melansir BBC.

Tedros menjelaskan, COVID-19 merupakan kepanjangan dari coronavirus disease that was discovered in 2019 atau diartikan sebagai penyakit virus corona yang ditemukan pada 2019.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Menurut Tedros, WHO sangat berhati-hati dalam memilih nama untuk menghindari risiko munculnya stigma negatif. Nama yang dipilih tidak boleh merujuk pada lokasi geografi, binatang, atau individual, atau kelompok orang.

Tedros mengatakan nama baru ini tak hanya bebas dari stigma yang menyasar kelompok tertentu, akan tetapi juga mudah untuk dilafalkan.

Sementara untuk vaksin virus corona, WHO menyebutkan akan tersedia dalam 18 bulan kedepan.

Namun demikian, WHO meminta semua negara untuk ‘seagresif mungkin’ dalam memerangi virus corona setelah jumlah korban akibat virus mematikan itu terus bertambah.

Pengumuman itu muncul ketika jumlah korban tewas di daratan China kini telah mencapai lebih dari 1.000 orang.

Sebanyak 108 orang meninggal akibat virus itu pada Senin (10/2/2020) sekaligus menjadi jumlah korban harian tertinggi sejak wabah dimulai akhir tahun lalu di Kota Wuhan, China bagian tengah.

Jumlah korban meninggal dunia secara keseluruhan di daratan China sebanyak  1.016 orang, menurut Komisi Kesehatan Nasional China kemarin.

Sedangkan 42.638 orang dilaporkan terinfeksi yang sebagian besar kematian dan infeksi terjadi di Wuhan dan provinsi Hubei sekitarnya.

Dua kematian tercatat di luar daratan China, yakni satu di Hong Kong dan satu di Filipina. Setidaknya 25 negara telah mengkonfirmasi kasus itu dan beberapa negara telah mengevakuasi warganya dari Hubei.

Sementara itu, Jerman telah mengonfirmasi dua kasus lagi di kawasan Bavaria sehingga total keseluruhan menjadi 16 kasus.

Dua kasus baru terkait dengan infeksi yang menyasar karyawan di sebuah perusahaan di distrik Starnberg barat Munich, menurut pejabat kementerian kesehatan Bavaria. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusCOVID-19Virus CoronaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation
  • INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership
  • Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject
  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.