• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Wilayah Panas Bumi Mataloko Segera Digarap

by Redaksi Asiatoday
July 24, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wilayah Panas Bumi Mataloko Segera Digarap

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan PT PLN (Persero) melakukan penandatangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) studi eksplorasi dan pengeboran sumur produksi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Mataloko, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penandatangan MoU itu sudah dilakukan diawal pekan ini antara Kepala Badan Geologi Rudy Suhendar dan Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN Sripeni Inten Cahyani.

Kepala Badan Litbang Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, pemerintah berkomitmen meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi NTT melalui percepatan proyek infrastruktur kelistrikan yang bersumber pada energi panas bumi.

Saat ini, Pulau Flores di NTT memiliki 12 wilayah dengan potensi panas bumi yang tiga diantaranya telah mendapatkan izin pengelolaan WKP, yakni Ulumbu, Mataloko, dan Sokoria dengan total kapasitas terpasang mencapai 12,5 megawatt (MW). Dengan pemanfaatan potensi panas bumi tersebut, kedepan diharapkan dapat meningkatkan rasio elektrifikasi di NTT secara signifikan. Kementerian ESDM mencatat rasio elektrifikasi NTT termasuk yang terendah di Indonesia dengan capaian 72 persen hingga Juni 2019.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“Seiring dengan berkembangnya wisata di wilayah tersebut, kebutuhan listrik di NTT terus meningkat. Saat ini, sebagian besar kebutuhan listrik NTT masih dipasok oleh pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD),” terangnya melalui keterangan resmi, Rabu (24/7/2019).

Dalam kerja sama ini, Kementerian ESDM melalui Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE) dan BLU Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) akan melaksanakan beberapa studi panas bumi, meliputi studi mitigasi risiko, studi geologi geokimia geofisika, studi analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal), serta penggunaan peralatan rig hidrolik (mobile hydraulic rig).

Sebelumnya, BLU Lemigas dan PLN telah bekerja sama untuk pengadaan jasa konsultasi perhitungan losses actual regasifikasi Blok Arun dan pengadaan jasa konsultasi kajian harga gas untuk kelistrikan PLN.

Adapun peran Badan Geologi dalam kerja sama ini akan dilaksanakan oleh Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP) karena memiliki kemampuan dan peralatan untuk pemboran eksplorasi panas bumi.

Sementara itu, PT PLN Gas dan Geothermal (PT PLN GG) sebagai anak perusahaan PLN yang menangani bidang infrastruktur gas dan penyediaan tenaga listrik panas bumi, ditugasi untuk mengembangkan WKP Mataloko dalam pembangunan PLTP 2,5 MW. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: FloresPembangkit ListrikPembangkit Listrik Tenaga UapSumur Gas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.