• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Wilayah Pantai Utara Jawa Terancam Tenggelam Lebih Cepat

by Redaksi Asiatoday
September 17, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wilayah Pantai Utara Jawa Terancam Tenggelam Lebih Cepat

Kawasan perumahan di pesisir Pantai Utara Jawa (Pantura), tepatnya di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Wilayah pesisir Pantai Utara Jawa (Pantura) menghadapi persoalan serius, utamanya dalam aspek ekologi. Bahkan kawasan tersebut dikhawatirkan akan tenggelam lebih cepat.

Peneliti Ahli Utama Bidang Teknologi Pengindraan Jauh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rokhis Khomarudin mendengungkan, sejumlah wilayah yang berada di kawasan Pantura terancam tenggelam dalam 10 tahun mendatang. Gambaran ini terekam dari citra satelit.

Menurut Rokhis banyak faktor yang menyebabkan wilayah di Pantura akan tenggelam, salah satunya faktor penurunan muka tanah atau land subsidence yang dipicu pemanfaatan lahan di Pantura untuk perumahan dan industri.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

“Eksploitasi dan pemanfaatan lahan di Pantura sangat cepat, karena di daerah Pantura ini kita tahu terdapat kota-kota besar seperti Tangerang, DKI Jakarta, Bekasi, Karawang, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang dan Surabaya. Banyak eksploitasi pemanfaatan lahan yang sangat cepat, perubahan penutup lahannya juga sangat cepat, seperti pemukiman, mangrove dan garis pantainya juga berubah,” paparnya, Kamis (16/9/2021).

Terkait dampak perubahan iklim, Rokhis memandang hal itu memiliki peran yang kecil dalam mendorong terendamnya wilayah Pantura. Faktor utama justru penurunan muka tanah imbas eksploitasi lahan di atasnya.

“Perubahan iklim global tidak begitu berpengaruh. Hasil riset yang sudah kami lakukan memang pengaruh utama yang terjadi di Pantura Jawa, yakni Jakarta, Semarang, Pekalongan, Surabaya ini lebih ke land subsidence dan perubahan penutup lahan di daerah tersebut,” katanya.

Dominasi tanah aluvial yang cenderung lunak kata Rokhis juga memperparah hal tersebut. Pada citra satelit yang ditunjukkan Rokhis, dijelaskan terdapat penurunan muka tanah di sepanjang wilayah Pantura.

Penurunan paling tajam terekam terjadi di wilayah Pantai Pekalongan, Jawa Tengah yang mencapai 2,1-11 sentimeter (cm) per tahun.

Adapun daftar lengkap penurunan muka tanah yang dianalisis lewat citra satelit diantaranya ; DKI Jakarta 0-8 cm per tahun, Bandung 0,1-4 cm per tahun, Cirebon 0,25-4 cm per tahun, Pekalongan 2,1-11 cm per tahun, Semarang 0,9-6 cm per tahun dan Surabaya 0,3-4,3 cm per tahun.

Dari citra satelit tampak telah terjadi pertumbuhan pemukiman yang cukup masif di wilayah dekat pantai Pekalongan. Hal itu yang dianggap Rokhis mendorong tingginya laju penurunan muka tanah di wilayah tersebut.

“Fenomena ini jika tak sigap ditangani oleh pemerintah bukan tidak mungkin mempercepat terendamnya wilayah pesisir pantai di kota-kota tersebut,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Konservasi TanahPantai Utara JawaPantura
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.