• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Wisata Halal Taiwan Disokong Dua Lembaga Sertifikasi

by Redaksi Asiatoday
October 17, 2019
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wisata Halal Taiwan Disokong Dua Lembaga Sertifikasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Taiwan terus mempersiapkan berbagai standar untuk mebjadi destinasi wisata halal, salah satunya melalui penyiapan fasilitas.

Saat ini, dua lembaga Islam turut menyokong wisata halal Taiwan. Kedua lembaga itu berperan memberikan sertifikasi halal untuk fasilitas penunjang pariwisata seperti restoran dan penginapan.

“Saat ini terdapat dua organisasi utama yang bertanggung jawab untuk sertifikasi halal, yang pertama adalah Asosiasi Muslim Tionghoa (Chinese Muslim Association),” kata Direktur Pusat Informasi Wisata Taiwan, Fanny Low, di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Lembaga lainnya yang menyediakan sertifikasi halal di Taiwan adalah Yayasan Masjid Agung Taipei (Taipei Grand Mosque Foundation) dengan tiga logo halal berbeda, yang dua di antaranya khusus untuk restoran dan hotel.

Fanny menyebutkan, sejauh ini sudah ada lebih dari 200 hotel dan restoran di seluruh Taiwan yang mendapat sertifikasi dari kedua lembaga tersebut. Sebagian mendapat sertifikat halal, sementara sebagian lagi baru bisa disebut ramah muslim.

“Kebanyakan restoran dan hotel dengan status ramah muslim sudah memisahkan proses memasak, namun karena juru masaknya bukan muslim, mereka tidak bisa memenuhi kualifikasi untuk sertifikat halal,” ujarnya.

Selain dua organisasi muslim Taiwan utama itu, ada pula lembaga sertifikasi halal yang berafiliasi dengan lembaga dari negara lain, termasuk dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Fanny menyebut bahwa pada tahun 2018, sebuah lembaga sertifikasi halal di Taiwan memperkenalkan MUI dan mulai mengajak perusahaan untuk mengajukan sertifikasi halal langsung dari satu-satunya lembaga sertifikasi halal di Indonesia tersebut.

“Kami mendorong mitra Taiwan pada industri pariwisata dari agen perjalanan atau yang lain untuk mengajukan sertifikasi halal dari MUI, karena kami ingin terus mempunyai standar halal yang sama dengan pasar utama kami, Indonesia,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Halal TaiwanTaiwan TourismWisata Halal
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.