• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Wisatawan Jerman dan Austria Hilang di Nusa Penida, Bali

by Redaksi Asiatoday
January 11, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bali Masuk Urutan 12 Dunia Destinasi Wisata Impian Versi TikTok Travel Index

Nusa Penida, Bali. Dok visit Bali.

ASIATODAY.ID, BALI – Dua wisatawan mancanegara asal Jerman Yuri Cheryavskiy (36) dan asal Austria, Mathias Mittringer (42) dinyatakan masih hilang di Nusa Penida, Bali.

Hingga hari ke-7, tim Search and Rescue (SAR) Gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua wisatawan tersebut yang terseret arus di Pantai Diamond, Nusa Penida, Bali pada 3 Januari 2023 lalu.

Kepala kantor Basarnas Bali, Gede Darmaga menjelaskan setelah tujuh hari pencarian ini, tim SAR melakukan evaluasi dan memutuskan untuk memperpanjang masa pencarian selama 2 hari.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Pencarian saat ini diperluas jauh ke selatan sampai dengan selatan Lombok. Total luas area pencarian pada hari ini berkisar 7,38 mil dari lokasi hilangnya para korban. Selain di laut, upaya pencarian juga dilakukan di darat dengan penyisiran seputaran pantai Diamond dan pemantuan dari atas tebing,” jelasnya, Selasa (10/1/2023).

Tim SAR telah berupaya melakukan upaya-upaya sesuai pergerakan arus menuju ke selatan dengan RIB hingga Matapoint mendekati Crystal Bay Nusa Penida namun cuaca kurang baik dan angin kencang yang terjadii, menjadi kendala bagi SRU laut.

Meskipun kondisi di lapangan terpantau cerah berawan namun ketinggian gelombang antara 2,5 meter hingga mencapai 4 meter menjadi kendala dalam pencarian para korban.

“Kami telah berupaya melakukan pencarian namun hingga hari ke 7 hasilnya masih nihil,” imbuhnya.

Lanjut Gede Darmaga, untuk mengoptimalkan proses pencarian tim SAR menambah 2 hari waktu pencarian para korban yang semestinya berhentidi hari ke 7 pencarian. Apabila selama perpanjangan masa pencarian kedua korban belum ditemukan. Pihak SAR akan menghentikan pencarian.

Selama proses pengehentian tersebut Tim SAR akan terus memantau jika ada laporan warga terkait penemuan para korban tim SAR akan membantu mengevakuasi korban.

“Kita berharap selama masa perpanjangan pencarian ini para korban bisa ditemukan, cetusnya.

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Nusa Penida, Polair Polres Klungkung, Koramil Nusa Penida, BPBD Kab Klungkung dan masyarakat setempat. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Bali Tourism
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.