• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

World Bank Kucurkan Rp3,75 Triliun Perkuat Pendidikan Madrasah Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 23, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertumbuhan Ekonomi di Asia Timur dan Pasifik Diproyeksi Melambat

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bank Dunia memberikan bantuan pendidikan madrasah kepada Kementerian Agama Indonesia senilai Rp3,75 triliun.

Bantuan itu dikucurkan melalui kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama bekerjasama dengan Bank Dunia (World Bank) dalam program Realizing Education’s Promise Madrasah Education Quality Reform. Program ini bertujuan meningkatkan mutu pengelolaan dan layanan pendidikan madrasah di lingkungan Kementerian Agama.

“Proyek ini diharapkan bisa betul-betul berfungsi instrumental dalam meningkatkan kualitas mutu madrasah,” ujar Dirjen Pendis Kemenag Kamaruddin dikutip dari keterangan resmi, Rabu (23/10/2019).

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Realizing Education’s Promise dilaksanakan dalam waktu 5 tahun pada 2020—2024. Pelaksanaan proyek didanai oleh Bank Dunia sebesar Rp3,75 triliun (US$ 250 juta).

Dengan dana yang sangat besar dan mencakup seluruh madrasah di Indonesia, Kamaruddin minta agar proyek ini mampu meningkatkan kualitas madrasah.

“Ekspektasi kita terhadap proyek ini sangat besar, sehingga sejumlah komponen bisa dilakukan adaptasi dengan reasoning yang memungkinkan misal dengan penambahan komponen digitalisasi pada madrasah,” jelasnya.

Dengan anggaran besar, Ditjen Pendis berkomitmen secara maksimal untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai aturan, baik dari sisi konten, kualitas belanja, sampai tatakelolanya.

Perwakilan World Bank, Ratna Kesuma, mengatakan bahwa terkait dengan keberlanjutan program, World Bank akan membantu dan mendampingi serta memastikan bahwa semua sistem yang dipakai berjalan baik dan berkelanjutan.

“World Bank juga akan memastikan kesiapan program sebelum loan signing, loan effectiveness. Kami masih berkoordinasi untuk melakukan loan signing dan juga loan effectiveness,” tuturnya.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kemenag Suyitno, menyampaikan bahwa penguatan madrasah harus dibarengi dengan adanya pemenuhan standar terhadap kompetensi guru. Hal ini juga harus melibatkan pengawas untuk memastikan penguatan kompetensi sesuai dengan target yang diinginkan.

Di samping itu, lanjutnya, hal penting dari program ini adalah pendataan pendidikan Islam. Integrasi data dibutuhkan untuk mendukung semua komponen dalam pelaksanaan program. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Bank DuniaKemenagWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.